Showing posts with label Presiden Prabowo. Show all posts
Showing posts with label Presiden Prabowo. Show all posts

Thursday, 8 January 2026

Polda Jawa Tengah Awali 2026 dengan Prestasi Nasional, Kapolda dan Tiga Kapolres Terima Satyalancana Wira Karya


Kabar Ngetren/Semarang - Polda Jawa Tengah mengawali tahun 2026 dengan torehan prestasi membanggakan di tingkat Nasional. Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo bersama tiga Kapolres jajaran menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto atas kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional.


Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 1 dan 2/PK Tahun 2026 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan dalam rangkaian kegiatan Panen Raya Nasional yang digelar Kementerian Pertanian di Cilebar, Karawang, Jawa Barat, Rabu, (7/1).


Presiden Prabowo Subianto dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan swasembada pangan merupakan hasil kerja kolektif lintas sektor, mulai dari petani, penyuluh, pemerintah daerah, hingga unsur TNI-Polri yang hadir langsung di lapangan menjaga stabilitas dan keberlanjutan produksi pangan nasional.


Selain Kapolda Jawa Tengah, tiga Kapolres jajaran Polda Jateng yang turut menerima penghargaan tersebut yakni Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto, Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, dan Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto. 



Ketiganya dinilai berhasil mengawal program ketahanan pangan secara konsisten melalui pendekatan pengamanan, pendampingan, serta penguatan sinergi lintas sektor di wilayah masing-masing.


Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto dinilai berhasil membangun sinergi kuat dalam mendukung produksi jagung nasional. Sepanjang tahun 2025, Kabupaten Blora mencatat luas panen jagung mencapai 79.031 hektare dengan total produksi 455.709 ton serta produktivitas 57,66 kw/Ha. 


Capaian tersebut didukung oleh peran aktif Polres Blora dalam menjaga keamanan wilayah pertanian, kelancaran distribusi sarana produksi, serta menciptakan iklim kondusif bagi para petani.


Sementara itu, Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo secara konsisten mengawal ketahanan pangan melalui pendampingan petani, pengamanan sentra produksi, serta pengawalan distribusi hasil panen. 


Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, kelompok tani, dan pemangku kepentingan lainnya menjadikan program ketahanan pangan di Wonogiri berjalan berkelanjutan dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.


Adapun Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto W mendapat apresiasi atas dedikasi tinggi dalam menjaga stabilitas produksi jagung di wilayah yang dikenal sebagai salah satu lumbung pangan Jawa Tengah. 


Pendekatan humanis serta kehadiran langsung di tengah petani menjadi kunci keberhasilan pengawalan ketahanan pangan sepanjang tahun 2025.


Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasi sekaligus amanah bagi seluruh jajaran Polri di Jawa Tengah untuk terus hadir mengawal program strategis nasional, khususnya di sektor ketahanan pangan.


“Penghargaan ini merupakan bentuk kepercayaan negara atas peran Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Namun capaian ini bukan kerja individu, melainkan hasil kerja kolektif jajaran Polda Jawa Tengah yang bersinergi dengan pemerintah daerah, para petani, serta seluruh elemen masyarakat,” ujar Kombes Pol Artanto, Kamis pagi, (8/1), di Mapolda Jateng.


Ia menambahkan, Polda Jawa Tengah menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh masyarakat serta instansi terkait yang selama ini telah bersama-sama mendukung dan mengawal program ketahanan pangan nasional di wilayah Jawa Tengah.


“Ke depan, Polda Jawa Tengah berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan pemerintah di sektor pangan melalui pengamanan, pendampingan, dan pelayanan kepada masyarakat, sehingga stabilitas kamtibmas dan produktivitas pangan dapat berjalan beriringan. Ketahanan pangan adalah fondasi ketahanan nasional, dan Polri siap terus berkontribusi nyata demi kesejahteraan masyarakat dan Indonesia yang semakin kuat,” pungkasnya.


Sumber: Bid Humas Polda Jateng. 

Kasad Hadiri Panen Raya di Cilebar Karawang, Presiden RI Umumkan Swasembada Pangan Nasional


Kabar Ngetren/Karawang — Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menghadiri Panen Raya yang dirangkaikan dengan pengumuman capaian swasembada pangan nasional bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Cilebar, Karawang, Jawa Barat, Rabu, (7/1).


Panen Raya tersebut menjadi momentum penting yang menegaskan keberhasilan sinergi Kementerian Pertanian dengan berbagai instansi dan lembaga negara, termasuk TNI, pemerintah daerah, serta para petani, dalam mewujudkan kemandirian dan ketahanan pangan nasional.



Dalam sambutannya, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmen kuat pemerintah untuk terus memperkuat sektor pertanian sebagai pilar strategis ketahanan nasional, khususnya di tengah tantangan perubahan global di bidang pangan. 


Presiden menekankan bahwa ketahanan pangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari ketahanan nasional.



Di hadapan para petani, penyuluh pertanian, dan seluruh komunitas pertanian Indonesia, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan kebersamaan yang telah ditunjukkan selama ini.


“Terima kasih seluruh komunitas pertanian di Indonesia. Saudara bekerja keras, saudara bersatu, saudara kompak. Saudara menghasilkan, saudara berikan kepada bangsa dan negara. Kita sudah swasembada, satu tahun. Kita sudah berdiri di atas kaki kita sendiri, satu tahun. Kita sudah tidak tergantung bangsa-bangsa lain,” kata Presiden Prabowo.


Panen Raya di Cilebar ditandai dengan pelaksanaan panen padi secara simbolis dan diikuti secara daring oleh kelompok tani dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. Kegiatan ini menjadi wujud rasa syukur atas meningkatnya produktivitas pertanian nasional sekaligus simbol kebangkitan sektor pangan Indonesia.



Acara tersebut juga dihadiri jajaran menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga negara, Jaksa Agung, Kapolri, Wakil Panglima TNI, para Kepala Staf Angkatan, serta jajaran pimpinan BUMN yang terlibat langsung dalam program swasembada pangan nasional.


Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga memberikan tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya kepada Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI (Dankodiklat TNI) Letjen TNI Mohamad Naudi Nurdika, atas kontribusinya dalam mendukung program strategis nasional swasembada pangan.


Melalui momentum Panen Raya dan pengumuman swasembada pangan nasional ini, diharapkan semangat bertani dan kolaborasi lintas sektor semakin kokoh dalam menjaga ketahanan pangan nasional demi terwujudnya Indonesia yang mandiri, berdaulat, dan sejahtera. 


Sumber: Dispenad.

Tuesday, 2 September 2025

Mendagri Tito Karnavian Serahkan Rumah untuk Keluarga Almarhum Affan Kurniawan di Bogor

Mendagri Tito Karnavian Serahkan Rumah untuk Keluarga Almarhum Affan Kurniawan di Bogor

Bogor – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian hadir langsung menyaksikan penyerahan rumah untuk keluarga almarhum Affan Kurniawan di Kompleks Pesona Kahuripan 10, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (1/9/2025). 


Penyerahan rumah ini menjadi bentuk penghormatan dan pemenuhan cita-cita almarhum yang ingin menghadiahkan rumah untuk ibundanya.


Dalam kesempatan tersebut, Mendagri menyampaikan rasa duka mendalam atas kepergian Affan Kurniawan. Ia berharap musibah seperti ini tidak terjadi lagi di masa mendatang. 


“Kita semua berduka atas wafatnya saudara kita, almarhum Affan Kurniawan. Ini kejadian yang tidak kita inginkan,” ungkap Mendagri.


Rumah yang diserahkan ini merupakan bentuk perhatian langsung Presiden Prabowo Subianto. Presiden menugaskan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, untuk menyiapkan hunian sesuai pilihan ibunda almarhum. 


“Bapak Menteri Perumahan langsung bergerak cepat mencarikan beberapa alternatif rumah, dan dipilih oleh ibunda tercinta,” jelas Mendagri.


Selain menyerahkan rumah, pemerintah juga memastikan proses penegakan hukum atas kasus yang menimpa almarhum berjalan transparan. 


“Kapolri secara terbuka akan melakukannya dengan transparan,” tegasnya.


Penyerahan kunci rumah dilakukan langsung oleh Menteri PKP Maruarar Sirait kepada ibunda almarhum, Erlina. 


“Bu, atas nama negara saya menyerahkan kunci rumah ini. Semoga bisa menjadi hunian yang nyaman bagi Ibu dan keluarga,” ucap Maruarar.


Rumah tersebut memiliki luas tanah 60 meter persegi dengan bangunan berukuran 30 meter persegi. 


Sebelum menerima kunci, keluarga diajak berkeliling untuk melihat lingkungan sekitar dan menyatakan kesediaannya untuk tinggal di sana.


Acara serah terima ini turut dihadiri Wakil Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, sejumlah pejabat kementerian/lembaga, Direktur Perumahan Pesona Kahuripan Angga Budi Kusuma, serta Camat Cileungsi Adi Henryana. Dari pihak keluarga hadir ayahanda almarhum Zulkifli dan ibunda Erlina beserta kerabat lainnya.


Sumber: Puspen Kemendagri 

Editor: Aji Nss 

Thursday, 28 August 2025

Tiga Langkah Penting Daerah Perkuat Kapasitas Fiskal, Disampaikan Mendagri Tito di Hadapan Presiden Prabowo

Tiga Langkah Penting Daerah Perkuat Kapasitas Fiskal, Disampaikan Mendagri Tito di Hadapan Presiden Prabowo

Tangerang – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyampaikan tiga langkah penting bagi daerah untuk memperkuat kapasitas fiskal saat menghadiri Pembukaan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Otonomi Expo 2025 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (28/8/2025). 


Acara bergengsi ini secara resmi dibuka oleh Presiden RI Prabowo Subianto.


Dalam kesempatan tersebut, Mendagri menegaskan tiga langkah strategis yang perlu dilakukan pemerintah daerah, yakni penerapan efisiensi anggaran, memperkuat peran sektor swasta, serta meningkatkan kemampuan kepala daerah dalam menangkap peluang realisasi program nasional yang digulirkan Presiden RI Prabowo Subianto.


Menurut Mendagri, daerah dengan kapasitas fiskal yang kuat ditandai dengan pendapatan asli daerah (PAD) yang lebih tinggi dibandingkan dana transfer dari pemerintah pusat. 


Kapasitas fiskal yang solid akan membuat daerah lebih mandiri dan mengurangi ketergantungan terhadap transfer pusat.


Ia juga melaporkan bahwa sehari sebelumnya, Rabu (27/8/2025), saat memberikan pengarahan pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Produk Hukum Daerah di Kota Kendari, ia mengingatkan pentingnya daerah memahami kondisi sosial masyarakat sebelum menyusun produk hukum dan kebijakan.


“Kondisi sosial ekonomi masyarakat harus dipertimbangkan. Kemudian juga perlu dilakukan sosialisasi sebelum menerapkan atau membuat kebijakan,” ujar Mendagri.


Efisiensi Anggaran Jadi Fokus Utama


Dalam upaya memperkuat kapasitas fiskal, Mendagri Tito menekankan agar daerah memeriksa anggaran secara cermat agar realisasinya efisien dan terhindar dari pemborosan. 


Hal ini, menurutnya, juga menjadi perhatian serius Presiden Prabowo Subianto.


Kemendagri mendukung penuh langkah efisiensi anggaran melalui penerbitan Surat Edaran (SE) yang mendorong daerah memprioritaskan anggaran untuk program yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat.


Peran Sektor Swasta dan Kadin Didorong


Selain itu, daerah juga didorong untuk menyusun strategi peningkatan PAD tanpa membebani masyarakat. 


Salah satu langkahnya adalah dengan melibatkan sektor swasta melalui kolaborasi dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) yang memiliki jejaring luas di berbagai daerah.


“Tidak semua kepala daerah memiliki insting bisnis, jadi cukup mendengarkan potensi yang ada. Biarkan mereka yang memaparkan potensi daerah masing-masing,” kata Mendagri di hadapan Presiden Prabowo.


Jika sektor swasta berkembang, dampaknya akan terlihat pada peningkatan pajak daerah tanpa membebani masyarakat.


Sinergi dengan Program Nasional


Mendagri juga mendorong kepala daerah untuk memanfaatkan program pemerintah pusat seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Sekolah Rakyat, dan program strategis lainnya. Dengan memanfaatkan program tersebut, perekonomian daerah diyakini akan bergerak lebih cepat.


Sebagai contoh, Maluku Utara melalui Gubernur Sherly berhasil menggabungkan program MBG dengan Koperasi Merah Putih. “Pak Dadan (Kepala Badan Gizi Nasional) juga sudah ke sana,” ungkap Mendagri.


Sinergi tersebut dinilai mampu memberikan keuntungan bagi daerah sekaligus mendukung program nasional. Mendagri berharap daerah lain dapat mengikuti langkah serupa.


Peninjauan Stan UMKM Bersama Presiden


Acara tersebut juga dihadiri oleh jajaran Menteri Kabinet Merah Putih, Kapolri, Panglima TNI, Ketua DPD RI, Ketua Umum Apkasi Bursah Zarnubi, serta pengurus Apkasi dari seluruh Indonesia. 


Usai acara, Mendagri mendampingi Presiden Prabowo Subianto meninjau stan expo produk UMKM daerah. Dalam peninjauan itu, Presiden dan Mendagri tampak berbincang langsung dengan para pengelola stan.


Editor: Aji Nss 

Sumber: Puspen Kemendagri

Trending