Indramayu – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Indramayu menggelar Rapat Pembinaan bagi Pengawas dan Penilik di lingkungan Disdikbud Indramayu. Agenda strategis ini menjadi langkah awal pemerintah daerah dalam mempercepat penurunan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) pada tahun 2026.
Kegiatan berlangsung di Aula Bank Jabar Banten (BJB), Jalan Jenderal Sudirman Nomor 106, Kelurahan Lemahmekar, Kecamatan Indramayu, pada Senin, 05 Januari 2026, dan berjalan tertib serta lancar.
Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Disdikbud Indramayu Dr. H. Caridin, S.Pd., M.Si., Sekretaris Disdikbud Hj. Emilia Kusnandar, S.Pd., M.M., jajaran kepala bidang mulai dari PAUD, TK, SD, hingga SMP, serta seluruh pengawas dan penilik se-Kabupaten Indramayu.
Memasuki tahun 2026, peran pengawas dan penilik semakin diarahkan sebagai pendamping satuan pendidikan. Fokus utamanya adalah mendukung transformasi pembelajaran sekaligus memastikan pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah Indramayu.
Dalam rapat pembinaan tersebut, seluruh pengawas dan penilik menerima Surat Perintah Tugas (SPT) untuk ditempatkan di kecamatan masing-masing. Penugasan ini difokuskan pada pembinaan sekolah serta pendataan intensif guna menekan angka ATS.
Kepala Disdikbud Indramayu, H. Caridin, menegaskan bahwa rapat pembinaan ini memiliki tujuan strategis dalam pengendalian masalah pendidikan di daerah.
Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini secara khusus diarahkan untuk menurunkan angka Anak Tidak Sekolah di Indramayu. Menurutnya, ATS mencakup 3 kategori utama, yakni anak yang belum pernah bersekolah, anak yang putus sekolah, serta anak yang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Melalui pembinaan ini, ia berharap para pengawas dan penilik dapat melakukan pendataan secara akurat di wilayah kerja masing-masing, sekaligus menjadi ujung tombak pemerintah daerah dalam memastikan setiap anak mendapatkan hak pendidikan.
Usai agenda utama, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh pengawas dan penilik yang didampingi Sekretaris Dinas serta para kepala bidang PAUD, TK, SD, dan SMP. Momen tersebut juga menjadi simbol dimulainya tugas lapangan dengan ditandai kepemilikan SPT masing-masing.
Acara kemudian ditutup dengan arahan dari Sekretaris Disdikbud Indramayu, Hj. Emilia Kusnandar, yang menekankan pentingnya profesionalisme dalam menjalankan amanah tugas.
Ia mengingatkan agar mulai hari berikutnya seluruh pengawas dan penilik segera bertugas sesuai dengan bidang dan wilayah binaannya. Selain itu, mereka diminta untuk memperkenalkan diri kepada satuan pendidikan yang menjadi tanggung jawab masing-masing.
Rotasi penugasan, lanjutnya, merupakan bagian dari penyegaran organisasi, sementara bagi yang tetap di wilayah lama dinilai masih dibutuhkan pengalamannya. Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada para pengawas baru, dengan harapan dapat menjalankan tugas secara optimal.
Dalam penutup arahannya, ia menegaskan bahwa pengawas dan penilik merupakan perpanjangan tangan Kepala Dinas di lapangan, sekaligus memegang peran penting dalam menyukseskan program pendidikan Kabupaten Indramayu.
Penulis: Thoha
Editor: Maz Friend










