Showing posts with label Pembangunan Infrastruktur. Show all posts
Showing posts with label Pembangunan Infrastruktur. Show all posts

Friday, 12 December 2025

DLH Bangun TPS Countainer Beratap di Paoman: Warga Senang dan Apresiasi Pemkab Indramayu


Indramayu — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Indramayu resmi merealisasikan pembangunan Landasan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Countainer beratap di Kelurahan Paoman. Infrastruktur baru ini berlokasi di Jl. Kopral Yahya RT 01 RW 02, Kecamatan Indramayu, dan mulai tampak megah serta fungsional pada Kamis (11/12/2025).


Pembangunan TPS ini merupakan program yang telah direncanakan sejak tahun sebelumnya dan akhirnya terwujud pada tahun 2025, sebagai bentuk peningkatan fasilitas pengelolaan sampah bagi masyarakat.


Dibangun Pakai APBD 2025, Kokoh dan Berstandar


Proyek Landasan TPS Countainer beratap ini dibangun menggunakan Dana APBD 2025 dengan spesifikasi:


Landasan cor beton


Dinding bata setinggi 2 meter


Panjang bangunan 7 meter


Lebar 6 meter


Kontrak senilai Rp 163.081.000,- (seratus enam puluh tiga juta delapan puluh satu ribu rupiah)


Waktu pengerjaan 30 hari, mulai 18 November 2025 – 17 Desember 2025


Dikerjakan oleh kontraktor CV Elvirza Karya Utama, beralamat di Blok Sumuran Klinter RT 24 RW 04 Desa Tugu Kidul, Kecamatan Sliyeg, Indramayu


Dilengkapi atap baja ringan agar sampah tetap kering meski hujan


Disediakan countainer mobil sampah untuk mempermudah pengangkutan


Dengan fasilitas baru ini, TPS terlihat semakin rapi, kuat, dan siap menunjang kebersihan lingkungan.


Warga Paoman Senang dan Apresiasi DLH


Masyarakat Kelurahan Paoman menyambut positif kehadiran TPS baru ini. Mereka merasa kebutuhan fasilitas pembuangan sampah selama ini akhirnya terpenuhi setelah TPS lama mengalami kerusakan parah.


Warga dan tokoh masyarakat Paoman sebelumnya telah mengajukan permohonan agar TPS diperbaiki. Kini, pembangunan tersebut benar-benar direalisasikan DLH dan membuat warga merasa dihargai.


RT 01 Paoman: “Megah, Baru, dan Kuat!”


Dalam wawancara dengan awak media, Sohibul Wasilah, RT 01 Kelurahan Paoman, menyampaikan rasa bangganya saat ikut melakukan finishing pengecatan tembok TPS dengan warna biru.


“Ini adalah Landasan TPS Countainer beratap yang dibangun oleh DLH dan sekarang tampak baru serta megah di Jalan Kopral Yahya Kelurahan Paoman. Semuanya beres dan berhasil. Terima kasih DLH dan Pemkab Indramayu. Semoga jaya selalu… Semangat Indramayu REANG!” Katanya.


Pernyataan ini menunjukkan betapa antusiasnya warga terhadap fasilitas baru yang kini sudah berdiri kokoh dan siap digunakan.



Penulis: Thoha

Editor: Maz Friend

Wednesday, 3 December 2025

Monitoring Proyek, Bupati dan Wabup Minta Warga Ikut Kawal dan Merawat Jalan Baru


Kabar Ngetren/Purbalingga – Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif bersama Wakil Bupati Dimas Prasetyahani melakukan monitoring sejumlah proyek perbaikan jalan dengan menggunakan sepeda motor, Selasa, (2/12/2025). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan progres pembangunan berjalan tepat mutu dan tepat waktu, sekaligus mengajak warga turut menjaga infrastruktur yang telah dibangun.


Dalam monitoring yang didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda, Plt Kepala DPUPR, Kepala Dinhub, Kepala Satpol PP, Kabag Administrasi Pembangunan Setda serta anggota TPPD, Bupati dan Wabup meninjau berbagai ruas prioritas, termasuk ruas Bancar–Lamongan. Di lokasi tersebut, Bupati menyapa warga dan meminta mereka ikut menjaga jalan agar lebih awet.



"Nah ini tolong warga dari Bancar, Jatisaba bagi yang merasa ada kendaraan-kendaraan yang melalui sini yang merusak jalan (melanggar tonase, red) tolong dilaporkan ke pemerintah daerah, karena untuk membetulkan jalan ini tidak murah, mencapai Rp3,8 miliar," kata Bupati.


Perbaikan ruas Bancar–Lamongan mencakup sekitar 2 kilometer, terdiri dari rigid pavement sepanjang 900 meter dan sisanya overlay aspal. “Aspal lapis pertamanya AC-BC 5 cm, atasnya AC-WC 4 cm total 9 cm, sedangkan beton memiliki ketebalan 32 cm dan lebar 4 meter,” jelas Bupati.



Rombongan juga meninjau ruas Jalan Letjend S. Parman yang telah selesai di-overlay AC-WC 4 cm pada satu sisi. Ruas ini menggunakan anggaran Rp1,2 miliar. 


“Mudah-mudahan bermanfaat dan memperbaiki akses, khususnya akses perkotaan karena ini juga sering dilewati antar-kota juga baik dari Banjarnegara, Pemalang, Purwokerto juga. Tahun 2026 kita juga akan tangani mulai dari depan Kodim hingga perempatan (Bancar),” ujarnya.



Monitoring berlanjut ke ruas Wirasana–Kalikajar, jalan baru yang berkembang pesat setelah dibangunnya Jembatan Sungai Klawing. Pengaspalan sudah selesai untuk 310 meter ke arah Wirasana, sementara 425 meter ke arah Kalikajar tinggal satu lapis lagi. 


“Rencananya lapis overlay AC-BC dan AC-WC total tebal 9 cm,” kata Bupati. Ia menambahkan bahwa ruas ini mulai ramai dilewati warga dan telah muncul aktivitas perdagangan. Pemerintah juga memastikan pemasangan LPJU tahun ini.



Tujuan berikutnya adalah ruas Kalikajar–Slinga–Sidanegara dengan total anggaran Rp4 miliar. Panjang jalan yang ditangani mencapai 3,3 kilometer, terdiri dari rigid pavement sepanjang 1 kilometer dan sisanya aspal. 


“Sebelumnya ruas jalan ini rusak parah sekali karena banyak truk tambang melintas di sini dan sampai waktu itu dipasangi pohon pisang dan sekarang sudah tertangani mudah-mudahan bisa awet,” kata Bupati.


Rombongan turut melintas untuk memonitor ruas Bedagas–Rembang yang dibiayai APBN melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD).


Sumber: Gn/Prokompim.

Wednesday, 29 October 2025

Pemkab Purbalingga dan Fakultas Teknik Unsoed Bahas Peluang Kolaborasi Tingkatkan Kualitas Infrastruktur Daerah


Kabar Ngetren/Purbalingga – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga menjajaki kolaborasi dengan Fakultas Teknik (FT) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dalam rangka meningkatkan kualitas pembangunan infrastruktur di Purbalingga. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat perencanaan teknis dan menghasilkan pembangunan yang lebih berkualitas serta berkelanjutan.


Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, menjelaskan bahwa pemerintahan bersama Bupati Fahmi Muhammad Hanif berfokus pada pembangunan infrastruktur, sesuai tagline “Alus Dalane, Kepenak Ngodene”. Menurutnya, keberadaan Fakultas Teknik Unsoed yang berlokasi di Purbalingga memiliki potensi besar untuk mendukung peningkatan kualitas pembangunan daerah.


“Kami berharap Fakultas Teknik dosen-dosen dan para mahasiswanya untuk membangun Purbalingga bersama-sama secara riil, secara teknikal. Jadi kita kolaborasi melalui Dinas PU dalam pembangunan jalan raya, saluran irigasi, dan pembangunan fisik lainnya,” kata Wabup Dimas pada acara Sarasehan dalam rangka Dies Natalis ke-25 Fakultas Teknik Unsoed di Aula Gedung FT Unsoed, Rabu, (29/10/2025).



Melalui kolaborasi tersebut, kata Wabup, masyarakat akan menjadi pihak yang paling diuntungkan. Hasil pembangunan diharapkan lebih baik, lebih berkualitas, dan mampu bertahan lama.


“Kami juga sangat terbuka dengan ruang diskusi civitas akademika Fakultas Teknik khususnya bila mana ada inovasi atau penemuan-penemuan baru untuk bisa dikolaborasikan,” ujarnya.


Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Purbalingga, Tri Gunawan Setyadi, turut menegaskan pentingnya peran Fakultas Teknik dalam memperkuat perencanaan pembangunan daerah. Ia menyebut komitmen pembenahan infrastruktur pada kepemimpinan Fahmi–Dimas sangat serius, terlihat dari peningkatan alokasi anggaran perbaikan jalan yang semula Rp13 miliar menjadi Rp122 miliar berkat efisiensi dan kolaborasi dengan pemerintah pusat serta provinsi.



“Kami sebagai warga Purbalingga dan perumus kebijakan Bupati dan Wakil Bupati, kira-kira kualitas perencanaannya kami mohon untuk bisa dibantu,” katanya.


Tri Gunawan menambahkan, dukungan teknis dari FT Unsoed diharapkan dapat memperbaiki kualitas perencanaan, mulai dari pemilihan material, prosedur pembangunan, hingga desain bangunan. Saat ini menurutnya gedung-gedung yang dibangun Pemkab Purbalingga masih kurang ikonik atau estetik.


"Kami berharap Fakultas Teknik ini bisa memberikan masukan desain yang bagus untuk program-program yang telah ditetapkan Mas Bupati dan Wakil Bupati,” ujarnya.



Dekan Fakultas Teknik Unsoed, Agus Maryoto, menyatakan kesiapan pihaknya untuk berkolaborasi dengan Pemkab Purbalingga. Fakultas Teknik, katanya, memiliki tenaga ahli, laboratorium pengujian, serta mahasiswa yang siap berperan dalam kegiatan pengabdian masyarakat.


“Di sisi Pemkab Purbalingga maupun di sisi Fakultas Teknik Unsoed ini masing-masing punya kelebihan dan kekurangan. Semoga dengan diadakannya Sarasehan ini sinergi ini bisa saling menutup kekurangan-kekurangan. Kami punya tenaga ahli, punya laboratorium, punya mahasiswa yang besar yang siap untuk pengabdian masyarakat di Purbalingga,” ungkap Agus.



Sementara itu, Rektor Unsoed Akhmad Sodiq menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi.


“Kami mendorong agar Unsoed terus mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi serta menghasilkan sumber daya manusia yang unggul. Ujungnya adalah berdampak,” ujarnya.


Sarasehan dengan tema “Sinergi Pemerintah Daerah, Akademisi dan Masyarakat dalam Membangun Inovasi Teknik untuk Purbalingga Berkelanjutan” ini menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Rektor Unsoed, Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani, dan Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan FT Unsoed, Teguh Cahyono.


Sumber: Gn/Prokompim.

Trending