Showing posts with label NU Indramayu. Show all posts
Showing posts with label NU Indramayu. Show all posts

Saturday, 6 December 2025

Kakan Kemenag Indramayu Ikuti Ikrar Wakaf Tanah KH. Maksudi untuk Gedung Dakwah NU

Kakan Kemenag Indramayu Ikuti Ikrar Wakaf Tanah KH. Maksudi untuk Gedung Dakwah NU

Indramayu – Komitmen membangun pusat dakwah di Kabupaten Indramayu kembali diperkuat melalui prosesi Ikrar Wakaf Tanah dari KH. Maksudi, SE. kepada KH. Mustofa untuk pembangunan Gedung Pusat Dakwah Nahdlatul Ulama (NU) di Indramayu. Acara bersejarah ini berlangsung penuh khidmat di Gedung Puspihat Indramayu, Senin (01/12/2025).


Wakaf tersebut berupa sebidang tanah strategis yang kini menjadi lokasi berdirinya pusat aktivitas dakwah NU. Mantan Ketua Tanfidziyah sekaligus Rois Syuriyah PCNU Indramayu periode 2002–2006 itu menyatakan ikrar wakafnya dengan penuh ketulusan, dan diterima langsung oleh KH. Mustofa, selaku Ketua PCNU Indramayu sekaligus nadhir yang mewakili Perkumpulan Nahdlatul Ulama.


Dalam sambutannya, KH. Mustofa menegaskan betapa besar makna wakaf ini bagi masa depan NU di Indramayu.


“Terima kasih kepada KH. Maksudi yang telah mengikhlaskan tanahnya untuk kepentingan dakwah Nahdlatul Ulama. Semoga beliau senantiasa diberi kesehatan dan keberkahan oleh Allah SWT,” ujarnya.


Prosesi ikrar ini juga disaksikan para tokoh penting, mulai dari unsur pemerintah hingga lembaga keagamaan. Hadir Dr. H. Aghuts Muhaimin, S.Pd.I., M.Ag., selaku Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Indramayu, para pejabat Kemenag, Ketua LWP PCNU, Kepala KUA Kecamatan Indramayu, Ketua Pengelola Islamic Center Sanusi Gofur, serta notaris sebagai saksi legal.


Kehadiran para saksi resmi semakin menegaskan legalitas ikrar wakaf sesuai ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia.


Dr. Aghuts Muhaimin memberi apresiasi besar dan menyebut KH. Maksudi sebagai teladan bagi masyarakat.


“Kami sangat berterima kasih kepada KH. Maksudi yang telah memberikan wakaf tanah untuk pusat dakwah PCNU. Ini adalah teladan mulia bagi kita semua, terlebih Indramayu dikenal sebagai kota wakaf. Kementerian Agama siap mengawal proses administrasi hingga penyerahan berita acara,” tegasnya.


Semangat wakaf ini diharapkan menjadi pendorong kuat pengembangan infrastruktur dakwah serta memperkuat organisasi NU di Kabupaten Indramayu. Tidak hanya itu, pengorbanan mulia KH. Maksudi juga diharapkan mampu menginspirasi masyarakat untuk ikut serta berwakaf demi kemaslahatan umat.


Dengan terlaksananya ikrar wakaf ini, visi Indramayu sebagai “Kota Wakaf” semakin nyata dan menjadi contoh sinergi antara tokoh agama, pemerintah, dan masyarakat.



Penulis: Thoha

Editor: Maz Friend

Tuesday, 19 August 2025

PAC JQH NU Kedokanbunder Gelar Semaan Al-Qur’an dan Doa Bersama Peringati HUT RI ke-80

PAC JQH NU Kedokanbunder Gelar Semaan Al-Qur’an dan Doa Bersama Peringati HUT RI ke-80

Indramayu - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-80, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Jam'iyyatul Qurra Wal Huffazh (JQH) Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Kedokanbunder menggelar semaan Al-Qur’an dan doa bersama. 


Acara berlangsung di Musholla Nurul Iman, Blok Sedong Timur, Desa Cangkingan, Kecamatan Kedokanbunder, Kabupaten Indramayu, pada Minggu (17/08/2025), dengan pengasuh ustadz Caridah.


Semaan Al-Qur’an sendiri merupakan tradisi membaca serta mendengarkan ayat suci Al-Qur’an secara bersama-sama. Kata semaan berasal dari bahasa Arab sami’a-yasma’u yang berarti “mendengar” atau “menyimak”. 


Dalam praktiknya, seorang qari membacakan Al-Qur’an, sementara jamaah menyimak dengan penuh perhatian. Tradisi ini tidak hanya menjaga hafalan, tetapi juga menjadi sarana meraih keberkahan, rahmat, serta memperbaiki bacaan Al-Qur’an.


Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh KH. Mujahidin Rois Syuriah MWC NU Kedokanbunder, Amin Hidayat selaku Ketua NU Care Lazisnu, Pengurus PAC Muslimat NU, Fatayat NU, pengurus musholla, dan sejumlah tokoh masyarakat setempat.


Selain sebagai bentuk ibadah, semaan ini juga menjadi momentum mendoakan para pahlawan, ulama, dan tokoh kemerdekaan yang telah berjuang demi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


Ketua PAC JQH NU Kedokanbunder, Syafa’ah, dalam wawancara menyampaikan harapannya agar Indonesia ke depan semakin aman, damai, dan sejahtera.


“Kami berharap Indonesia menjadi negara baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur. Kami juga mendoakan para pahlawan RI yang telah berjuang demi kemerdekaan bangsa yang kita cintai ini,” ujarnya. (Thoha).

Trending