Showing posts with label Banten. Show all posts
Showing posts with label Banten. Show all posts

Sunday, 7 April 2024

ESHAL Parfume: Dukungan Istana untuk UMKM Lokal di Banten Halal Festival Ramadhan 2024


Kabar Ngetren/Banten – Dalam sorotan kesuksesan Banten Halal Festival Ramadhan 2024, perhatian khusus tertuju pada ESHAL Parfume, merek parfum lokal yang menarik minat Eno Syafrudien, menantu Wakil Presiden Indonesia. Pilihan ini tidak hanya mengukuhkan kualitas produk, tetapi juga menegaskan pentingnya mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia.

Dalam acara tersebut pada Selasa, 2/4, ESHAL Parfume berhasil menghasilkan omset jutaan rupiah, menegaskan potensi besar UMKM lokal dalam perekonomian nasional. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa produk-produk berkualitas tinggi buatan dalam negeri mampu bersaing di pasar global.

ESHAL Parfume, dengan aroma khasnya dan standar halal dalam proses produksinya, menjadi simbol keunggulan dan inovasi dalam industri parfum lokal. Apresiasi yang tinggi terhadap merek ini, termasuk dari kalangan istana, menunjukkan pengakuan terhadap nilai-nilai etis dan kualitas produk lokal.

Ramdani Murdiana, sebagai co-founder ESHAL Parfume, menyambut baik dukungan dari keluarga Wakil Presiden, menyatakan bahwa ini menjadi motivasi bagi mereka untuk terus berinovasi dan memperluas pasar. Diharapkan kesuksesan ini dapat membuka pintu bagi UMKM lainnya untuk mendapatkan perhatian dan dukungan serupa.

Dukungan Eno Syafrudien terhadap ESHAL Parfume di Banten Halal Festival Ramadhan 2024 mencerminkan bagaimana kebijakan dan inisiatif pribadi dapat mempercepat pertumbuhan UMKM di Indonesia. Ini juga menegaskan bahwa produk lokal berkualitas memiliki tempat penting dalam perekonomian nasional dan mendapat pengakuan dari berbagai kalangan, termasuk elit politik.

Kesuksesan ESHAL Parfume dan dukungan dari kalangan istana merupakan bukti bahwa UMKM Indonesia mampu menciptakan produk dengan nilai tambah dalam memajukan perekonomian dan kearifan lokal. Ini merupakan langkah maju bagi UMKM Indonesia dalam mengokohkan posisi mereka di pasar domestik dan internasional. eFHa. 

Tuesday, 2 April 2024

Pemda Lebak Gelar Musrenbang Perkuat Perencanaan Pembangunan untuk Kesejahteraan Masyarakat


Kabar Ngetren/Lebak - Dalam rangka mencapai tujuan pembangunan daerah yang berkelanjutan, Pemerintah Daerah (Pemda) Lebak menjalankan kewajiban untuk menyusun rencana pembangunan yang terstruktur. Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah, Restuardy Daud, menegaskan pentingnya dokumen seperti Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) sebagai panduan bagi setiap langkah pembangunan. Selasa, 2/4.

Restuardy Daud menyampaikan hal ini dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Jangka Panjang Daerah (Musrenbang RPJPD) Kabupaten Lebak Tahun 2025-2045, yang juga membahas RKPD Tahun 2025. Forum ini menjadi wadah bagi seluruh pemangku kepentingan untuk menajamkan visi, misi, kebijakan, dan program pembangunan.


Proses penyusunan dokumen tersebut dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan berbagai pihak terkait, bertujuan untuk mencerminkan aspirasi dan kebutuhan nyata masyarakat. Selain itu, dokumen tersebut diharapkan dapat mengakomodasi perubahan dan tantangan di tingkat lokal, nasional, dan global.

"Dengan dokumen RPJPD, RPJMD, dan RKPD yang komprehensif, pemerintah daerah diharapkan mampu mengoptimalkan sumber daya untuk pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan peningkatan kualitas hidup masyarakat," ujar Restuardy Daud.

Langkah penyusunan rencana pembangunan daerah ini merupakan komitmen konkret Pemerintah Daerah Lebak dalam mendukung agenda pembangunan nasional yang berkelanjutan dan berkeadilan. Sejumlah regulasi, seperti Undang-Undang tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan tentang Pemerintahan Daerah, menjadi landasan yang mengamanatkannya.

Melalui upaya ini, diharapkan pembangunan yang dilakukan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi kesejahteraan dan kemajuan masyarakat secara keseluruhan. eFHa. 

Sunday, 25 February 2024

Pemkab Lebak Launching Data Statistik Sektoral Daerah TA 2024



Kabar Ngetren/Lebak - Kabupaten Lebak, Banten menjadi kabupaten pertama menyelesaikan proses penyelenggaraan data statistik sektoral daerah dalam SIPD-RI di Provinsi Banten. Aula Multatuli Kabupaten Lebak.

Pejabat (Pj) Bupati Lebak, Iwan Kurniawan pada sambutannya memaparkan, adanya komitmen kuat dari para jajaran pemerintah Kabupaten Lebak menjadi faktor utama keberhasilan pengelolaan data sektoral daerah.

Data tahun 2017 hingga 2023 yang telah dipublikasikan tersebut, selanjutnya menjadi acuan seluruh OPD Pemkab Lebak dalam penyusunan rencana Pembangunan yang tepat sasaran.

‘’Pengelolaan satu data statistik sektoral daerah dalam e-walidata SIPD merupakan upaya kita bersama dalam menciptakan satu data akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan. Sehingga diperlukan kolaborasi dan sinergi antarpemerintah pusat dan daerah sebagaimana tugas dan fungsinya telah diatur dalam Perpres Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia". Ucap Iwan pada Jum'at. 23/2/2024.

Sementara itu, Analis Kebijakan Ahli Madya dalam hal ini mewakili Plh. Direktur PEIPD, Rendy Jaya Laksamana menyampaikan apresiasi terhadap komitmen dan kinerja, baik Kabupaten Lebak dalam pengelolaan data pembangunan daerah yang baik.

"Harapannya Kabupaten Lebak dapat menginspirasi dan menjadi daerah percontohan bagi daerah lain dalam meningkatkan kualitas data Pembangunan daerah". Ujar Rendy.

Lanjut, Rendy menjelaskan, perlu dipahami bersama bahwa pengelolaan statistik sektoral telah jelas diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 yang merupakan kewenangan provinsi dan kabupaten kota sehingga perlu diperkuat bersama salah satunya melalui e-Walidata dalam SIPD RI.

Sementara itu, BPS selaku Pembina Data Statistik Sektoral juga menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap keberhasilan Kabupaten Lebak dalam mempublikasikan data tahun 2017-2023, sebagaimana prinsip satu data Indonesia mulai dari perencanaan data, pengumpulan data, pemeriksaan data, dan penyebarluasan data. eFHa.

Wednesday, 6 December 2023

Masyarakat Pesisir dan Nelayan Diimbau Waspadai Erupsi Gunung Anak Krakatau


Kabar Ngetren/Serang - Polda Banten mengimbau masyarakat di pesisir untuk mewaspadai erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) di Perairan Selat Sunda. Hal itu sebagai antisipasi letusan gunung api tersebut.

Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Didik Hariyanto menjelaskan, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah memberikan informasi mengenai aktivitas GAK. Erupsi GAK terjadi pada Selasa (5/12/23) pukul 04.38 WIB.

"Erupsi itu terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 63 mm dan durasi sekitar 41 detik," kata Didik, Rabu (6/12/23).

Erupsi yang terjadi kemarin itu, merupakan kedua kalinya. Sebelumnya GAK mengeluarkan abu vulkanik pertama pada Minggu (3/12/23) pukul 09.08 WIB. 

Informasi dari PVMBG menyebut, erupsi tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 72 milimeter dan durasi lebih kurang 34 detik.

Atas peristiwa itu, Polda Banten mengimbau nelayan dan warga pesisir tidak mendekati GAK atau beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah aktif.

"Saat ini Gunung Anak Krakatau berada pada level III siaga, kami mengimbau kepada warga di pesisir khususnya nelayan agar tidak mendekati gunung dengan radius lima kilometer," ujar Didik.

Sejak kelahiran Gunung Anak Krakatau pada Juni 1927 hingga saat ini, erupsi berulang kali terjadi, sehingga Gunung Anak Krakatau tumbuh semakin besar dan tinggi. 

Karakter letusan Gunung Anak Krakatau berupa erupsi eksplosif dan erupsi efusif dengan waktu istirahat letusannya berkisar antara satu sampai enam tahun.

Trending