Showing posts with label Ibadah Haji 1445 H. Show all posts
Showing posts with label Ibadah Haji 1445 H. Show all posts

Monday, 22 April 2024

Wakil Bupati Purbalingga Sudono: Persiapan Mendalam untuk Ibadah Haji yang Lancar


Kabar Ngetren/Purbalingga - Kegiatan Bimbingan Manasik Haji Kabupaten Purbalingga Tahun 2024 resmi dibuka oleh Wakil Bupati Purbalingga, Sudono. Sebanyak 430 calon jemaah haji (calhaj) dari Kabupaten Purbalingga mengikuti kegiatan ini selama dua hari, dimulai dari Senin hingga Selasa, 22-23/4.

Wabup Sudono menekankan pentingnya persiapan psikologis bagi calon jemaah haji untuk menjalankan ibadah dengan tenang dan lancar. "Manasik haji merupakan hal yang krusial bagi para calon jemaah untuk memahami dan menjalankan ibadah sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujar Wabup Sudono saat membuka acara di PM Colaboration, Senin, 22/4.


Lebih lanjut, Sudono meminta petugas pembimbing haji memberikan informasi yang jelas dan lengkap terkait kondisi di Tanah Suci kepada calhaj yang akan berangkat. "Saya harap petugas dapat berbagi pengalaman sehingga calhaj dapat memiliki gambaran yang lebih baik," pesan Sudono.

Plh Kepala Kantor Kemenag Purbalingga, Sarif Hidayat, menyampaikan bahwa tahun ini terdapat 430 calon jemaah haji dari Kabupaten Purbalingga, terdiri dari 198 laki-laki dan 238 perempuan. Terdapat penurunan jumlah calhaj kategori lansia dibandingkan tahun sebelumnya.


"Prioritas lansia ada 9 orang, dengan usia calhaj tertua 86 tahun atas nama Ripah dari Kecamatan Kemangkon, dan usia calhaj termuda 23 tahun atas nama Ilham Arofi dari Kecamatan Kutasari," jelas Sarif Hidayat.

Rombongan calon jemaah haji Purbalingga akan dibagi menjadi 2 kelompok terbang (kloter) dan akan diberangkatkan pada medio Mei melalui embarkasi Donohudan Solo. "Kloter 16 akan bergabung dengan rombongan dari Kabupaten Banjarnegara, sedangkan kloter 17 akan bergabung dengan rombongan haji Kabupaten Banyumas," tambahnya. eFHa. 

Penegasan Visa Haji, Kemenag Ingatkan Masyarakat untuk Waspada terhadap Penipuan


Kabar Ngetren/Jakarta
- Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Hilman Latief, menekankan pentingnya penggunaan hanya visa haji resmi dalam ibadah haji 1445 H/2024 M. Dia mengingatkan masyarakat untuk tidak tergiur oleh tawaran menggunakan jenis visa lain seperti visa ummal atau ziarah. Penegasan ini datang menyusul munculnya banyak informasi menyesatkan di media sosial dan grup WhatsApp. Minggu, 21/4.

Hilman, yang saat ini berada di Arab Saudi untuk memantau persiapan operasional haji 1445 H/2024 M, menegaskan bahwa pemerintah Arab Saudi akan menegakkan kebijakan ketat terkait penggunaan visa non-haji. Undang-Undang No 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah (PIHU) mengatur jenis-jenis visa haji, termasuk kuota haji Indonesia dan visa haji mujamalah undangan dari Pemerintah Arab Saudi.

Kuota haji Indonesia tahun ini mencapai 241.000 jemaah, termasuk tambahan 20.000 kuota. Hilman mengakui bahwa antrean panjang saat ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat Indonesia untuk beribadah haji, namun dia memperingatkan agar masyarakat lebih cermat terhadap informasi yang menawarkan berangkat haji tanpa antrean.

Proses Pemvisaan Jemaah Haji Sedang Berlangsung

Direktur Layanan Haji dalam Negeri pada Ditjen PHU Kemenag, Saiful Mujab, menginformasikan bahwa proses pemvisaan jemaah haji reguler Indonesia sedang berlangsung. Dia menjelaskan bahwa sudah sekitar 23.000 jemaah yang mendapatkan visa haji, dan proses tersebut terus berlanjut hingga semua visa jemaah haji Indonesia terbit.

Selain proses pemvisaan, pihaknya juga sedang melakukan pemaketan layanan jemaah dan penyusunan kelompok terbang. Jadwal penerbangan jemaah haji sudah ditetapkan, baik dengan Saudia Airlines maupun Garuda Indonesia.

Penjadwalan Pemberangkatan

Kloter awal jemaah haji gelombang pertama dijadwalkan masuk asrama haji pada 11 Mei 2024, sedangkan jemaah gelombang kedua akan masuk asrama haji pada 23 Mei 2024. Proses pemberangkatan jemaah gelombang pertama ke Madinah akan berlangsung dari 12 hingga 23 Mei 2024, sementara jemaah gelombang kedua akan diberangkatkan dari Embarkasi menuju King Abdul Aziz International Airport (KAAIA) Jeddah mulai 24 Mei sampai 10 Juni 2024. eFHa. 

Trending