Showing posts with label instalasi listrik. Show all posts
Showing posts with label instalasi listrik. Show all posts

Tuesday, 9 December 2025

WAJIB Tahu! Inilah Perbedaan Arus Lemah dan Arus Kuat dalam Listrik yang Sering Kamu Lewatin

WAJIB Tahu! Inilah Perbedaan Arus Lemah dan Arus Kuat dalam Listrik yang Sering Kamu Lewatin


Di dunia kelistrikan, ada dua istilah yang wajib banget kamu kenal: arus lemah dan arus kuat. Walaupun keduanya sama-sama ngomongin listrik, tapi fungsi, karakteristik, sampai cara pemasangannya beda total, bro! Sayangnya masih banyak orang yang bingung dan nyampurin dua jalur listrik ini. Padahal kalau salah penanganan, bisa bikin rusak perangkat elektronik bahkan memicu bahaya kebakaran. Jadi yuk kita bongkar perbedaannya secara lengkap dan santai tapi tetap ilmiah.


Apa Itu Arus Lemah?


Arus lemah adalah aliran listrik yang memiliki tegangan dan daya relatif kecil. Jalur ini biasanya digunakan untuk perangkat komunikasi, data, dan kontrol, jadi tujuannya bukan buat nyetrum galak, tapi buat ngirim sinyal.


Ciri-ciri Arus Lemah:


Tegangan rendah (umumnya di bawah 50V)


Fokus ke transmisi sinyal, bukan tenaga


Tidak menimbulkan medan elektromagnetik besar


Arusnya kecil, jadi aman disentuh (tetap hati-hati ya!)


Bisa terganggu noise kalau berdekatan dengan arus kuat


Contoh Penerapan Arus Lemah:


Kabel jaringan internet LAN


Telepon dan interkom


CCTV dan alarm sistem keamanan


Receiver TV, antena parabola


Kabel data elektronik (sensor, IoT, smart home)


Intinya, arus lemah itu teknologi yang jadi “otak komunikasi” di sebuah bangunan modern.


Apa Itu Arus Kuat?


Kalau yang ini beda jauh! Arus kuat adalah arus listrik dengan daya besar yang dipakai untuk menyuplai energi tenaga ke peralatan listrik sehari-hari. Ini yang bikin lampu nyala, AC dingin, dan mesin cuci putar.


Ciri-ciri Arus Kuat:


Tegangan lebih tinggi (220V ke atas)


Digunakan untuk menggerakkan energi/tenaga


Medan elektromagnetik cukup kuat


Bisa membahayakan bila salah instalasi atau bocor


Contoh Penerapan Arus Kuat:


Instalasi listrik PLN di rumah dan perkantoran


Mesin industri


Lampu penerangan, kulkas, pompa air


Peralatan elektronik berdaya besar lainnya


Pokoknya semua yang bikin hidup kita “menyala”, ya dari arus kuat ini.


Tabel Perbedaan Arus Lemah & Arus Kuat


Kategori Arus Lemah Arus Kuat


Sumber Energi Daya kecil Daya besar


Tegangan < 50 Volt ≥ 220 Volt


Fungsi Utama Komunikasi & kontrol Suplai tenaga


Contoh Sistem Internet, CCTV, alarm AC, lampu, kulkas


Risiko Keamanan Relatif aman Bahaya setrum tinggi


Kualitas Kabel Lebih ringan Harus berstandar SNI, tahan panas


Gangguan Rentan noise Tidak terlalu terpengaruh


Kalau dilihat tabelnya, jelas banget funsinya beda dunia 


Yang satu buat sinyal komunikasi, satunya lagi buat tenaga besar.


Kenapa Harus Dipisah Pemasangannya?


Ini bagian penting! Dalam instalasi listrik di rumah ataupun gedung, arus lemah dan arus kuat tidak boleh disatukan dalam satu jalur. Kenapa?


Alasannya:


1. Menghindari interferensi elektromagnetik

Arus kuat bisa bikin sinyal arus lemah terganggu (jadi lemot, bersemut, putus-putus).


2. Mencegah kerusakan perangkat elektronik


Device arus lemah bisa meledak kalau kena induksi daya besar.


3. Meningkatkan keamanan sistem listrik


Risiko korsleting atau kebakaran makin tinggi kalau dicampur.


4. Standar teknik instalasi dunia


Semua mengikuti regulasi agar tahan lama dan aman.


Biasanya kabel arus lemah ditaruh di jalur khusus seperti ducting terpisah atau kabel pipa paralel berjarak aman dengan jalur arus kuat.


Contoh di Kehidupan Sehari-Hari


Biar makin gampang paham, nih analoginya:


Arus kuat = otot ngangkat beban, kasih tenaga


Arus lemah =  ngirim perintah dan informasi


Rumah modern, kantor, hotel, sampai mall pasti punya dua sistem ini:


Area Arus Lemah Arus Kuat


Rumah Wi-Fi, kamera, smart home Daya listrik ruangan

Kantor Server, telepon IP Komputer, printer

Mall / Bandara System keamanan, ticketing Lift, AC, lighting besar


Dua-duanya saling melengkapi biar bangunan jadi smart, aman, dan efisien.


Arus lemah dan arus kuat memang sama-sama listrik, tapi tujuan penggunaannya beda banget. Arus kuat untuk menyediakan tenaga, sedangkan arus lemah untuk mengalirkan data dan komunikasi. Perbedaan tegangan, risiko, hingga instalasinya harus benar-benar diperhatikan agar sistem listrik bekerja optimal dan aman.


Kalau kamu lagi bangun rumah, kantor, atau belajar teknik elektro, wajib banget paham aturan pemisahannya ya! Karena teknologi makin canggih, kebutuhan arus lemah terus meningkat apalagi era smart home seperti sekarang.


Penulis: Maz Friend 

Thursday, 25 September 2025

Wajib Tahu! Perbedaan Kabel NYYHY, NYMHY, dan NYAF Biar Nggak Salah Pasang Listrik

Wajib Tahu! Perbedaan Kabel NYYHY, NYMHY, dan NYAF Biar Nggak Salah Pasang Listrik

Kalau ngomongin soal listrik, kabel itu ibarat urat nadi yang bikin semua alat elektronik bisa nyala. Tapi jangan salah, kabel listrik itu banyak banget jenisnya. Nah, tiga kabel yang sering bikin bingung orang adalah kabel NYYHY, NYMHY, dan NYAF.


Kalau kamu lagi bangun rumah, pasang panel listrik, atau sekadar penasaran sama dunia per-kabel-an, yuk simak perbedaan ketiga jenis kabel ini biar nggak salah pilih.


🔹 Kabel NYYHY


Kabel NYYHY dikenal sebagai kabel fleksibel dengan inti tembaga serabut lebih dari satu. Arti singkatannya adalah:


N: kabel inti tembaga


Y: isolasi PVC


Y: isolasi PVC (lagi)


H: fleksibel


Y: selubung luar PVC


Ukurannya biasanya 1.5mm² – 10mm² dengan tegangan 0.6/1kV. Warnanya khas, hitam elegan. Kabel ini tahan lama dan kuat, cocok banget buat instalasi permanen baik indoor maupun outdoor.


🔹 Kabel NYMHY


Kalau mau yang lebih ringan, ada kabel NYMHY. Sama-sama fleksibel dengan inti serabut, tapi bedanya:


N: kabel inti tembaga


Y: isolasi PVC


M: inti kabel lebih dari satu


H: fleksibel


Y: selubung luar PVC


Warnanya putih bersih, ukurannya juga 1.5mm² – 10mm² dengan voltase 300/500V. Cocok buat instalasi listrik rumah tangga atau gedung dengan beban ringan-sedang. Lebih simpel dipasang, apalagi buat hunian.


🔹 Kabel NYAF


Nah, kalau butuh kabel super fleksibel, jawabannya NYAF. Singkatannya:


N: kabel inti tembaga


Y: isolasi PVC


A: kabel tunggal


F: kawat serabut halus


Kabel ini biasanya dipakai di panel listrik atau jalur yang butuh fleksibilitas tinggi. Tegangannya 450/750V dengan warna bervariasi: hitam, merah, biru, abu-abu, sampai kuning strip hijau. Murah, fleksibel, dan gampang dipasang di ruang sempit.


Perbandingan Singkat


NYYHY → kuat, tahan lama, cocok buat instalasi permanen indoor & outdoor.


NYMHY → lebih ringan, fleksibel, gampang dipasang di rumah.


NYAF → super fleksibel, cocok buat panel listrik & instalasi yang sering berubah.


Jadi, Kabel Mana yang Cocok Buat Kamu?


Kalau butuh instalasi jangka panjang, pilih NYYHY. Untuk rumah tangga biasa, NYMHY lebih ekonomis. Sedangkan kalau butuh fleksibilitas tinggi, NYAF jelas juaranya.


Yang penting, jangan asal beli kabel! Pastikan pilih kabel dengan kualitas terbaik supaya listrik aman dan awet. Nah, kalau lagi cari kabel berkualitas  pilih yang standar SNI.

Sunday, 26 March 2023

Kebakaran Hebat di Kutasari Purbalingga, Diduga Akibat Korsleting Listrik

 


Kabar Ngetren/Pubalingga -  Kebakaran hebat terjadi di Desa Limbangan, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga pada Sabtu (25/3/2023) malam. Sebuah rumah warga dilaporkan terbakar dan penyebabnya diduga akibat korsleting listrik. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Kebakaran ini terjadi pada pukul 19.30 WIB, dan menimpa rumah milik seorang warga bernama Ridem (80) di Desa Limbangan RT 20 RW 10. Kapolsek Kutasari, AKP Tedy Subiyarsono mengatakan bahwa api berhasil dipadamkan pada pukul 21.30 WIB setelah dua mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi.

Saat kejadian, Ridem sedang menonton televisi di ruang tamu rumahnya. Tiba-tiba televisi yang ditontonnya meledak dan listrik padam. Setelah dilakukan pengecekan, ternyata api sudah membakar bagian atap rumahnya. Ridem kemudian berteriak minta tolong, dan warga sekitar berusaha memadamkan api dengan alat seadanya.



Pihak kepolisian dari Polsek Kutasari dan Inafis Polres Purbalingga melakukan pemeriksaan setelah api berhasil dipadamkan. Dari hasil pemeriksaan, diduga kebakaran disebabkan oleh korsleting pada instalasi listrik di rumah Ridem.

Kapolsek menambahkan bahwa rumah permanen milik Ridem berukuran 8x12 meter terbakar pada bagian dapur dan seluruh atap rumah. Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp. 50 juta.

Insiden ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu memeriksa instalasi listrik di rumah secara berkala dan menghindari pemakaian kabel listrik yang sudah rusak atau tidak layak pakai. Mari kita selalu waspada dan berhati-hati untuk mencegah kebakaran yang bisa mengancam keselamatan dan harta benda kita. (eFHa)

Trending