Satgas TNI 300 Siliwangi : Keterbatasan Bukan Penghalang Dalam Belajar di Pedalaman Papua Satgas TNI 300 Siliwangi : Keterbatasan Bukan Penghalang Dalam Belajar di Pedalaman Papua

Advertisement

Advertisement

Satgas TNI 300 Siliwangi : Keterbatasan Bukan Penghalang Dalam Belajar di Pedalaman Papua

Tim Redaksi
, February 13, 2024
Last Updated 2024-02-13T09:18:29Z
Advertisement


PUNCAK PAPUA - Satgas TNI 300 Siliwangi terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan di wilayah terpencil, khususnya di pedalaman Papua. 

Meskipun dihadapkan pada berbagai keterbatasan, termasuk akses transportasi dan infrastruktur pendidikan yang terbatas, mereka tetap gigih memastikan anak-anak di daerah tersebut mendapatkan akses pendidikan yang layak.

Hal tersebut disampaikan oleh Komandan Satgas Mobile Raider 300/Brajawijaya Kodam III/Siliwangi, Letnan Kolonel Infanteri Afri Swandi Ritonga S.I.P dalam rilis tertulisnya di Ilaga, Kab Puncak, Papua. Selasa ( 13-02-2024 ).

Letkol Inf Afri Swandi Ritonga S.IP , Komandan Satgas TNI 300 Siliwangi, menegaskan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang bagi anak-anak Papua untuk belajar. 

"Kami berusaha semaksimal mungkin untuk menyediakan fasilitas dan dukungan bagi pendidikan anak-anak di wilayah terpencil, karena kami percaya bahwa setiap anak berhak mendapatkan pendidikan yang layak, tidak peduli seberapa terpencil tempat tinggal mereka," ujar Dansatgas.

Satgas TNI 300 Siliwangi telah mendirikan sekolah darurat di beberapa desa terpencil di Papua, dilengkapi dengan tenaga pengajar yang berdedikasi serta fasilitas belajar yang memadai meskipun sederhana.

Dimana anak-anak diajarkan belajar dan menulis, Langkah ini diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada anak-anak di wilayah terpencil untuk tetap mendapatkan pendidikan tanpa harus meninggalkan tempat tinggal mereka.

Respon dari masyarakat setempat sangat positif terhadap upaya Satgas TNI 300 Siliwangi dalam mendukung pendidikan di pedalaman Papua. 

Mereka merasa sangat terbantu dengan adanya sekolah darurat ini, yang memungkinkan anak-anak mereka tetap bisa belajar tanpa harus merantau jauh ke kota-kota besar. 

"Kami sangat bersyukur atas dukungan dari Satgas TNI 300 Siliwangi. Sekolah darurat ini benar-benar membuka pintu bagi anak-anak kami untuk mendapatkan pendidikan yang layak," ungkap ibu Yulianus, salah satu orang tua murid.

Dengan semangat dan kerja keras, Satgas TNI 300 Siliwangi terus berupaya memberikan dampak positif bagi pendidikan di wilayah terpencil Papua, membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah halangan bagi kemajuan dan kesetaraan pendidikan.

Sumber : Pen Satgas Mobile Yonif Raider 300 Siliwangi

TrendingMore