Indramayu – Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Prof. Rokhmin Dahuri, meninjau langsung usaha budidaya lele di Desa Puntang, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, pada Minggu (10/08/2025).
Kunjungan ini bertujuan melihat perkembangan sekaligus memberikan dukungan untuk peningkatan penjualan produk perikanan air tawar, khususnya lele.
Prof. Rokhmin yang juga menjabat sebagai Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kelautan dan Perikanan mengapresiasi potensi besar yang dimiliki Desa Puntang. Wilayah ini memiliki lahan budidaya lele seluas sekitar 20 hektare yang sudah beroperasi sejak tahun 2004.
“Luar biasa, sudah 21 tahun berjalan, terbukti bisnis budidaya lele ini menguntungkan,” ujar Prof. Rokhmin.
Penjualan Lele Mengalami Penurunan
Meski memiliki potensi besar, Prof. Rokhmin mencatat adanya tantangan dalam dua tahun terakhir. Penjualan lele mengalami penurunan signifikan. Sebelumnya, Desa Puntang mampu menjual hingga 2 ton lele per hari ke pasar Jakarta, namun kini hanya sekitar 1 ton per hari.
Hasil penelusuran menunjukkan penyebab utama adalah menurunnya daya beli masyarakat di Jakarta, sehingga konsumsi ikan lele juga ikut berkurang.
Usulan Program Penguatan Pemasaran
Menanggapi kondisi tersebut, Prof. Rokhmin menyampaikan akan membawa persoalan ini ke Menteri Kelautan dan Perikanan pada masa persidangan DPR RI. Ia mengusulkan adanya program penguatan pemasaran lele, termasuk menjadikannya sebagai salah satu menu utama dalam program makan bergizi gratis yang dicanangkan pemerintah.
Menurutnya, langkah ini tidak hanya akan membantu meningkatkan pendapatan para petani lele, tetapi juga mendukung pemenuhan gizi masyarakat secara luas.
Dengan dukungan pemasaran yang lebih kuat, diharapkan usaha budidaya lele di Indramayu bisa kembali berkembang pesat dan memberikan manfaat ekonomi bagi warga desa serta mendukung ketahanan pangan nasional. (Thoha).
