Sunday, 3 March 2024

Jokowi Tekankan Pengelolaan Ekonomi Muktamar IMM XX


Kabar Ngetren/Palembang - Presiden Joko Widodo membuka secara resmi Muktamar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) XX Tahun 2024 di Main Dining Hall, Jakabaring Sport City, Kota Palembang, Provinsi Sumatra Selatan, Jumat malam, 1/3, Dalam sambutannya, Presiden menekankan pentingnya hilirisasi industri dan kehati-hatian dalam mengelola ekonomi nasional di tengah tantangan global.

Meskipun Indonesia memiliki peluang besar untuk melompat menjadi negara maju, Presiden Jokowi menekankan bahwa tantangan besar juga harus dihadapi yang justru bisa memunculkan peluang. Dia memberikan contoh upaya hilirisasi yang telah dilakukan, seperti pembangunan industri smelter oleh PT Freeport dan industri nikel, yang telah meningkatkan nilai tambah ekonomi dan menciptakan lapangan kerja.

Selain itu, Presiden juga menyampaikan bahwa hilirisasi bukan hanya terbatas pada mineral, tetapi juga perlu diterapkan pada sektor lainnya seperti perkebunan, pertanian, perikanan, dan kelautan. Dia juga mengingatkan tentang tantangan internasional yang dihadapi Indonesia, seperti gugatan di WTO mengenai kebijakan ekspor nikel, serta resesi global yang mempengaruhi sejumlah negara besar.

Presiden menekankan pentingnya berhati-hati dalam mengelola ekonomi dan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) untuk menjaga kestabilan negara. Dia menegaskan bahwa tindakan apapun harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian agar tidak keliru dalam mengelola negara.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam kegiatan tersebut adalah sejumlah pejabat terkait dan tokoh-tokoh penting seperti Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang Raja Juli Antoni, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, Pj. Gubernur Sumatra Selatan Agus Fatoni, dan Ketua DPP IMM Abdul Musawir Yahya. eFHa. 

Trending