Penanaman Serta Panen Kacang Tanah di Yonif 761/KA, Pangdam Kasuari Berharap Punya Nilai Ekonomis Penanaman Serta Panen Kacang Tanah di Yonif 761/KA, Pangdam Kasuari Berharap Punya Nilai Ekonomis

Advertisement

Advertisement

Penanaman Serta Panen Kacang Tanah di Yonif 761/KA, Pangdam Kasuari Berharap Punya Nilai Ekonomis

Tim Redaksi
, January 27, 2024
Last Updated 2024-01-27T10:20:25Z
Advertisement

MANOKWARI – Tanamannya yang sudah di tanam hari ini saya minta agar dikembangkan lagi dan diharapkan mempunyai nilai ekonomis sehingga dapat bermanfaat bagi para prajurit sekalian dan Ibu-ibu Persit.

Hal ini disampaikan Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Ilyas Alamsyah, S.E., M.Tr.(Han)., CGCAE., yang didampingi Ketua Persit KCK Daerah XVIII/Kasuari, Ny. Vera Ilyas Alamsyah dalam sambutannya saat acara penanaman serta panen kacang tanah dalam rangka ketahanan pangan di Yonif 761/Kibibor Akinting, Warmare, Manokwari, Papua Barat, pada Sabtu (27/1/2024).

Pada kesempatan tersebut kepada Danyon dan prajurit 761/KA, Pangdam juga menyampaikan pemanfaatan lahan tidur yang ditanami tersebut diharapkan dapat dicontoh oleh prajurit, Persit dan masyarakat sekitar, di pekarangan rumah masing-masing sebagai wujud dukungan untuk mensukseskan program ketahanan pangan nasional.

 “Jangan sampai lahan yang sudah di buat sebesar-besarnya namun tidak memunai nilai ekonomis. jadinya kasihan dan ini juga merupakan pembelajaran bagi para prajurit beserta dengan Ibu-ibu Persit yang ada bagaimana dalam mengolah hal tersebut menjadi lebih baik lagi”.

“Penanaman dan panen kacang yang dilaksanakan kali ini perlu adanya peningkatan karena masih adanya kekurangan dari hasil yang didapatkan. Hal ini tentunya memerlukan koordinasi antar sesama dalam hal ini Dinas Pertanian dan lain sebagainya sehingga nantinya ada peningkatan dalam hal panen-panen berikutnya,” ucapnya.

Terkait dengan menembak yang baru saja diselenggarakan, ia menekankan bahwa kekurangan merupakan suatu tantangan bagi kita semua bahwa perlu adanya latihan.

“Dalam menembak perlu adanya latihan, dimana latihan tersebut tidak boleh dianggap remeh karena di dalam kehidupan sehari-hari baik sebagai tentara maupun masyarakat yang mempunyai keahlian apabila tidak dilatih maka kurang mendapatkan hasil yang baik. Dalam menembak, ada tekhnik khusus yang harus penembak lakukan, dimana salah satunya pisir dan pejera bersama dengan tarikan picu harus selaras sehingga hasilnya bagus,” kata Pangdam. 

Kegiatan menembak yang kita laksanakan ini dimaksudkan untuk mengasah dan meningkatkan kemampuan, keterampilan serta ketangkasan menggunakan senjata ringan, sebagai upaya untuk terus meningkatkan profesionalitas dalam menembak eksekutif.

Ikut dalam kegiatan ini, Kapoksahli Pangdam XVIII/Kasuari, para Asisten Kasdam, Dansat Brimob Polda Papua Barat, Danyonif 761/KA, para prajurit dan Ibu-ibu Persit KCK PD XVIII/Kasuari beserta pengurus.

Sumber : Pendam XVIII/Ksr

TrendingMore