Monday, 12 January 2026

Awali Tahun 2026, Kapolda Jateng Pimpin Sertijab 6 PJU dan 13 Kapolres di Gedung Borobudur


Kabar Ngetren/Semarang - Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) melaksanakan upacara serah terima jabatan (sertijab) terhadap 32 Perwira Menengah (Pamen) Polri, Senin (12/1/2026). Upacara dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo dan digelar di Gedung Borobudur Mapolda Jateng pada pukul 10.00 WIB.


Upacara sertijab tersebut dihadiri Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol Latif Usman, para pejabat utama Polda Jateng, serta seluruh Kapolres jajaran. Meski dilaksanakan secara sederhana, upacara berlangsung khidmat sebagai bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier di lingkungan Polri.



Dalam amanatnya, Kapolda Jateng menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah dan titipan yang telah digariskan oleh Tuhan Yang Maha Esa, sehingga harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan keikhlasan.


“Serah terima jabatan merupakan bagian dari proses pembinaan karier dan penyelenggaraan organisasi di lingkungan Polri. Mutasi jabatan adalah hal yang wajar dan akan terus bergulir dalam sebuah organisasi,” tutur Kapolda.


Kepada pejabat lama, Kapolda Jateng menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kontribusi positif yang telah diberikan selama menjalankan tugas di Polda Jawa Tengah. Dedikasi dan kinerja yang ditunjukkan dinilai mampu menjawab berbagai dinamika tantangan tugas yang dihadapi.


 

“Semoga seluruh pengabdian yang telah diberikan menjadi ladang amal ibadah serta meninggalkan kesan dan kenangan yang baik bagi keluarga besar Polda Jawa Tengah,” ujar Kapolda.


Sementara kepada para pejabat yang baru dilantik, Kapolda Jateng berpesan agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan dan wilayah tugas masing-masing, serta memahami karakteristik daerah. Ia juga menekankan pentingnya sinergi dan kerja sama seluruh unsur, mulai dari pejabat utama, personel Polri, para Kapolres, hingga stakeholder terkait, agar berbagai program prioritas pemerintah dapat berjalan dengan optimal di Jawa Tengah.


Kapolda Jateng turut menegaskan agar para Kapolres yang melaksanakan serah terima jabatan di wilayah masing-masing tidak menggelar acara secara berlebihan, sebagai bentuk empati dan kepedulian terhadap kondisi serta keprihatinan yang tengah dialami masyarakat.



“Februari dan Maret ke depan akan menjadi periode yang cukup menantang bagi Polri, seiring dengan pelaksanaan ibadah puasa, pengamanan arus mudik Lebaran, serta kesiapsiagaan dalam menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi,” pungkasnya.


Daftar Pejabat Utama Polda Jawa Tengah yang Melaksanakan Sertijab


Direktur Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Jateng

Pejabat Baru : KombesPol. Nunuk Setiyowati, S.I.K., M.H. (pengukuhan)



Dirreskrimum Polda Jateng

Pejabat Lama : Brigjend Pol Dwi Subagio, S.I.K., M.H.

Pejabat Baru : Kombes Pol Dr. Muhammad Anwar Nasir, S.I.K., M.H.


Dirresnarkoba Polda Jateng

Pejabat Lama : Kombes Pol Dr. Muhammad Anwar Nasir, S.I.K., M.H.

Pejabat Baru : Kombes Pol Yos Guntur Yudi F. S., S.H., S.I.K., M.H.


Dirpamobvit Polda Jateng

Pejabat Lama : Kombes Pol Pri Hartono Eling Lelakon, S.I.K.

Pejabat Baru : Kombes Pol Anuardi, S.I.K., M.Si., CPHR.



Kabidkeu Polda Jateng

Pejabat Lama : Kombes Pol Hermawan, S.I.K.

Pejabat Baru : Kombes Pol Dolly Arimaxionari Primanto, S.H., S.I.K., M.H.


Kabidkum Polda Jateng

Pejabat Lama : Kombes Pol Zainal Rio Chandra Tangkari, S.H., S.I.K., M.H.

Pejabat Baru : Kombes Pol Jansen Sitohang, S.I.K., M.H.


Daftar Kapolres Jajaran Polda Jawa Tengah yang Melaksanakan Sertijab


Kapolres Kebumen

Pejabat Lama : AKBP Eka Baasith Syamsuri, S.I.K., M.Si.

Pejabat Baru : AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, S.I.K.



Kapolres Tegal Kota

Pejabat Lama : AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, S.I.K.

Pejabat Baru : AKBP Heru Antariksa Cahya, S.I.K., M.H.


Kapolres Boyolali

Pejabat Lama : AKBP Rosyid Hartanto, S.H., S.I.K., M.H.

Pejabat Baru : AKBP Indra Maulana Saputra, S.H., S.I.K., M.Si.


Kapolres Batang

Pejabat Lama : AKBP Edi Rahmat Mulyana, S.I.K., M.H.

Pejabat Baru : AKBP Veronica, S.H., S.I.K., M.Si.


Kapolres Salatiga

Pejabat Lama : AKBP Veronica, S.H., S.I.K., M.Si.

Pejabat Baru : AKBP Ade Papa Rihi, S.H., S.I.K., M.H.


Kapolres Purworejo

Pejabat Lama : AKBP Andry Agustiano, S.I.K., M.Si.

Pejabat Baru : AKBP Windy Syafutra, S.H., S.I.K., M.Med.Kom.


Kapolres Demak

Pejabat Lama : AKBP Ari Cahya Nugraha, S.H., S.I.K., M.Si.

Pejabat Baru : AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra, S.H., S.I.K., M.Si.


Kapolres Temanggung

Pejabat Lama : AKBP Rully Thomas, S.H., S.I.K., M.I.K.

Pejabat Baru : AKBP Zamrul Aini, S.H., S.I.K., M.H., M.B.A.


Kapolres Purbalingga

Pejabat Lama : AKBP Achmad Akbar, S.I.K., M.Si.

Pejabat Baru : AKBP Anita Indah Setyaningrum, S.I.K., M.H.


Kapolres Magelang Kota

Pejabat Lama : AKBP Anita Indah Setyaningrum, S.I.K., M.H.

Pejabat Baru : AKBP Dikri Olfandi, S.E., S.I.K., M.M., M.K.


Kapolres Jepara

Pejabat Lama : AKBP Erick Budi Santoso, S.H., S.I.K., M.H.

Pejabat Baru : AKBP Dr. Hadi Kristanto, S.I.K., M.M.


Kapolres Karanganyar

Pejabat Lama : AKBP Dr. Hadi Kristanto, S.I.K., M.M.

Pejabat Baru : AKBP Arman Sahti, S.H., S.I.K., M.H.


Kapolres Rembang

Pejabat Lama : AKBP Dhanang Bagus Anggoro, S.I.K., M.H.

Pejabat Baru : AKBP Mohammad Faisal Pratama, S.I.K., S.H., M.H.


Sumber: Bid humas Polda Jateng. 

Sunday, 11 January 2026

Polsek Kaligondang Bantu Evakuasi Pohon Tumbang Akibat Hujan Angin


Kabar Ngetren/Purbalingga – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Kaligondang, Purbalingga, Jawa Tengah, Sabtu, (10/1). Hal itu menyebabkan sejumlah pohon tumbang di Desa Kaligondang. 


Tidak hanya itu, sejumlah rumah mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon tumbang. Setidaknya ada tiga rumah yang dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah. 



Polisi dari Polsek Kaligondang yang mendatangi lokasi kemudian membantu warga mengevakuasi pohon tumbang. Selain itu, melakukan pendataan rumah rusak dan berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk penanganan lanjutan. 


Kapolsek Kaligondang Iptu Saryono mengatakan, pohon tumbang tidak hanya menutup akses jalan, tetapi juga menimpa rumah warga. Meski begitu, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.



“Setelah dilakukan evakuasi oleh personel Polsek Kaligondang, tidak ditemukan korban jiwa. Terdapat kerugian material akibat rumah warga rusak tertimpa pohon,” ujar Iptu Saryono.


Tiga rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan yaitu milik Santo (49), warga RT 1 RW 7 Desa Kaligondang, kerugian sekitar Rp10 juta, Sukimah (54), di RT yang sama, mengalami kerugian sekitar Rp25 juta. 



Sementara itu, satu rumah lainnya milik Bayinah (66), warga RT 1 RW 3 Desa Slinga, diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp5 juta.


“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana alam, terutama saat cuaca ekstrem seperti hujan deras dan angin kencang,” pungkas Kapolsek.


Sumber: Humas Polres Purbalingga. 

Saturday, 10 January 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Sebabkan Pohon Tumbang dan Rumah Rusak di Kebumen


Kabar Ngetren/Kebumen - Hujan lebat disertai angin kencang yang mengguyur Kabupaten Kebumen pada Jumat, (9/1), mengakibatkan pohon tumbang serta kerusakan rumah warga di sejumlah kecamatan.


Wakapolres Kebumen Kompol Faris Budiman mengatakan, seluruh kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun menyebabkan kerugian materiil.


“Petugas telah mendatangi lokasi, melakukan pengecekan, dan membantu penanganan di lapangan,” ujar Kompol Faris, Sabtu 10 Januari.



Di Kecamatan Ayah, pohon andem yang sudah mati tumbang dan menimpa rumah warga di Dukuh Wanasari, Desa Demangsari, Jumat siang sekitar pukul 14.30 WIB. Pohon tersebut roboh ke arah atap rumah milik Tri Ponidi, 37 tahun, dan merusak bagian ruang keluarga. Pohon tumbang diduga kuat akibat hujan deras yang disertai angin kencang.


Petugas Polsek Ayah bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa segera mendatangi lokasi kejadian. Selain melakukan pendataan saksi dan korban, petugas juga membantu membersihkan material pohon serta puing bangunan yang rusak.


Peristiwa berikutnya terjadi di Kecamatan Petanahan. Pada Kamis malam, (8/1), sekitar pukul 22.15 WIB, hujan deras disertai angin kencang menyebabkan dapur rumah milik Basriyah, 59 tahun, warga Desa Karangduwur, ambruk. Tidak ada korban jiwa karena korban berada di bagian depan rumah saat kejadian.



Masih di Petanahan, hujan deras kembali menyebabkan pohon tumbang pada Jumat, (9/1). Sekitar pukul 01.30 WIB, sebatang pohon jati roboh dan menimpa dapur rumah Andar Tofik Pambudi di Desa Tanjungsari. Pohon yang berada di tepi saluran air belakang rumah tumbang akibat tanah labil dan terpaan angin.


Pada hari yang sama, Jumat malam sekitar pukul 23.35 WIB, pohon adem ati tumbang dan menimpa dapur rumah Suwarso, 62 tahun, warga Desa Banjarwinangun. Kejadian diketahui saat korban sedang beristirahat dan mendengar suara keras dari bagian belakang rumah. 


Polsek Petanahan bersama BPBD, pemerintah desa, dan warga setempat telah melakukan pengecekan TKP, pendataan korban dan saksi, serta membantu pembersihan material. 


Kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan, khususnya terhadap potensi pohon tumbang dan bangunan yang kondisinya sudah rapuh.


Sumber: Humas Polres Kebumen. 

Hadiri Pengajian Akbar IPHI, Bupati Tekankan Ukhuwah dan Persaudaraan


Kabar Ngetren/Purbalingga – Bupati Fahmi M Hanif menghadiri kegiatan Pengajian Akbar 3 Bulanan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Daerah Kabupaten Purbalingga yang diselenggarakan di Pendopo Dipokusumo, Sabtu, (10/1). Kegiatan ini diikuti tokoh agama, perwakilan Polres, Pimpinan OPD terkait serta ratusan anggota IPHI dari berbagai kecamatan di Purbalingga.


Dalam sambutannya, Bupati Fahmi menyampaikan apresiasi kepada IPHI atas konsistensinya dalam membina umat dan menjaga semangat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. 



Ia menegaskan bahwa IPHI memiliki peran strategis sebagai teladan moral dan sosial di lingkungan masing-masing.


“Saya merasakan memang kalau haji reguler persaudaraannya sangat kuat, selalu bersama-sama, sudah seperti saudara. Dan saya melihat itu persaudaraanya sampai akhir hayat. Ini merupakan suatu hal yang luar biasa, dari tidak kenal, tidak memahami tetapi setelah bersama-sama haji selama 40 hari menjadi seperti saudara yang sangat dekat. Ini suatu hal yang harus istiqomah, konsisten dijalankan terus persaudaraan yang baik ini” terang Bupati.



Dalam kesempatan tersebut Bupati juga mengucapkan terima kasih atas support, dukungan dan doa restu yang diberikan kepada dirinya selama menjabat sebagai Bupati Purbalingga. 


Ia mengatakan selama hampir 1 tahun masa kepemimpinannya sudah ada progress yang sudah bisa dirasakan masyarakat.



“Alhamdulillah banyak progress yang telah kita lakukan, mulai dari perbaikan jalan, jadi sudah mulai alus dalane nggih. Saya seneng kalau mengelilingi jalan di Purbalingga sebagian besar sudah mulai bagus, walaupun masih ada sebagian PR yang harus diselesaikan, Insya Allah kedepannya akan diperbaiki bertahap,” terang Bupati.


Menyambut Bulan Ramadan yang kurang lebih 40 hari lagi, Bupati juga mengajak anggota IPHI untuk betul-betul mempersiapkan diri sebaik mungkin seraya mendoakan agar diberi kesehatan yang paripurna sehingga nantinya bisa maksimal dalam beribadah.



Pengajian Akbar 3 Bulanan ini diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustaz Taryudi, LC, M. Ag. 


Dalam tausiyahnya, Ustaz Taryudi mengajak kepada para jamaah untuk mengubah cara berinteraksi dengan Al Qur’an agar dapat mengangkat derajat kita di sisi Allah SWT.


Kegiatan pengajian berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan, ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan dan kemajuan Kabupaten Purbalingga.


Sumber: And/Prokompim.

Melangkah Bersama dalam Damai, Jalan Sehat Kerukunan Umat Beragama Warnai HAB Kemenag Ke-80


Kabar Ngetren/Purbalingga – Semangat kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Purbalingga kian menguat melalui kegiatan Jalan Sehat Kerukunan Umat Beragama yang digelar Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Purbalingga, Sabtu, (10/1). Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, sekaligus menjadi rangkaian puncak peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kemenag ke-80.


Jalan sehat dimulai dari halaman Kantor Kemenag Purbalingga dan menempuh rute Jalan Pujowiyoto, Jalan Kapten Sarengat, Jalan Letkol Isdiman, Jalan Pierre Tendean, Lingkar Alun-alun, sebelum kembali ke Kantor Kemenag di Jalan DI Panjaitan. 



Kegiatan ini diikuti sekitar delapan ribu peserta yang terdiri dari masyarakat umum, keluarga besar Kemenag, organisasi keagamaan, serta komunitas lintas umat beragama. Panitia juga menyediakan berbagai hadiah menarik, mulai dari sepeda motor, sepeda listrik, sepeda gunung, hingga kambing.


Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Purbalingga, H. Zaid Khasani, menegaskan bahwa jalan sehat ini bukan sekadar kegiatan olahraga, tetapi juga simbol komitmen bersama dalam menjaga persatuan.


“Jalan sehat ini menjadi komitmen kami Kantor Kemenag Kabupaten Purbalingga untuk mewujudkan masyarakat yang rukun, damai, dan harmonis,” ujarnya.



Selain itu, momentum tersebut dimanfaatkan untuk sosialisasi program Gerakan Sadar (Gas) Pencatatan Nikah. Melalui program ini, Kemenag mengingatkan pentingnya pernikahan yang sah di tengah tantangan modernitas agar praktik hidup bersama tanpa ikatan pernikahan tidak membudaya di masyarakat.


Kegiatan jalan sehat juga dirangkaikan dengan program Sukses Eko Teologi melalui pembagian 5.000 bibit pohon tahunan kepada peserta. Bibit yang dibagikan antara lain kopi, durian, alpukat, jabon, albasia, dan jenis tanaman lainnya sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.


Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan HAB Kemenag ke-80 yang mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi Menuju Indonesia Damai dan Maju.”



Ia berharap kegiatan tersebut semakin memperkokoh persaudaraan lintas iman di Purbalingga.


“Mari melalui jalan sehat ini kerukunan antar umat beragama semakin diperkokoh, silaturahmi terus terjalin, dan toleransi semakin kuat demi Purbalingga yang rukun dan sejahtera,” imbuhnya.


Ia juga mengapresiasi pembagian lima ribu bibit pohon untuk konservasi. Wabup mengajak dengan cintai alam maka alam akan mencintai kita. 



"Ini langkah konkret Kemenag agar alam tetap lestari dan udara yang segar menjadi warisan bagi anak cucu kita,” katanya.


Pada kesempatan yang sama juga dilaksanakan Deklarasi Kerukunan Antar Umat Beragama Kabupaten Purbalingga yang dipimpin Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Purbalingga, KH Nurcholis Masrur. Deklarasi tersebut ditandatangani oleh jajaran Forkopimda serta perwakilan berbagai komunitas keagamaan.


Secara ringkas, deklarasi itu memuat empat komitmen utama, yakni memperkuat komitmen kebangsaan dalam merawat kebhinekaan, mengukuhkan gerakan moderasi beragama untuk mewujudkan kehidupan sosial yang rukun dan harmonis, menolak segala bentuk ujaran kebencian, hoaks, dan tindakan pemecah belah, serta berkomitmen menjaga rumah ibadah agar tidak digunakan untuk kepentingan politik praktis.


Sumber: Gn/Prokompim.

Panen Raya Nila Bioflok, Wabup Dimas: Potensi Penggerak Ekonomi Desa


Kabar Ngetren/Purbalingga – Pemerintah Kabupaten Purbalingga mengapresiasi keberhasilan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Banyumili Desa Dagan, Kecamatan Bobotsari, dalam melaksanakan panen raya ikan nila menggunakan sistem bioflok. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani di lokasi budidaya ikan, Kamis, (8/1).


“Kami sangat senang dan mengapresiasi masyarakat Desa Dagan melalui Bumdes Banyumili yang mampu membuktikan bahwa budidaya ikan dengan sistem bioflok ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujar Wabup Dimas.



Menurutnya, budidaya ikan nila dengan sistem bioflok merupakan inovasi yang sangat relevan untuk mendorong percepatan perputaran ekonomi desa, sekaligus menjadi alternatif penguatan ekonomi masyarakat selain sektor pertanian.


“Kolam biofloknya tertata rapi, bersih, dan kualitasnya sangat mumpuni. Dari sisi peralatan, sanitasi, hingga kelistrikannya sudah sangat baik,” tambahnya.


Wabup Dimas menuturkan bahwa keberhasilan Bumdes Banyumili dalam memanfaatkan potensi desa melalui sektor ketahanan pangan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi Bumdes lain di Kabupaten Purbalingga yang memiliki karakteristik dan potensi serupa.



“Keberhasilan Bumdes Banyumili ini diharapkan dapat menginspirasi Bumdes lainnya untuk mengikuti jejak dalam pengembangan budidaya ikan dengan sistem bioflok. Dengan demikian, Bumdes di Kabupaten Purbalingga dapat maju bersama dan saling mendukung, yang pada akhirnya turut mendorong terwujudnya kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.


Ia juga berharap pengembangan budidaya ikan nila sistem bioflok ini dapat terus berkelanjutan, tidak hanya berhenti pada panen perdana, namun berlanjut pada panen-panen berikutnya dengan hasil yang semakin meningkat.


“Saya berharap Bumdes Banyumili bisa terus berkembang ke depannya, tidak hanya pada panen kali ini, tetapi juga pada panen-panen selanjutnya,” kata Wabup.



Sementara itu, Direktur Bumdes Banyumili Yuni Prihatno, menjelaskan program budidaya ikan nila sistem bioflok merupakan bagian dari program ketahanan pangan desa yang didanai melalui Dana Desa sebesar Rp198 juta. Saat ini, Bumdes Banyumili mengelola sebanyak 12 kolam bioflok.


“Panen ikan dengan sistem bioflok dilakukan setiap tiga bulan sekali, dimulai dari penebaran benih dengan ukuran yang bervariasi hingga masa panen,” jelasnya.



Ia menambahkan, hasil panen dari setiap kolam bervariasi. Pada panen kali ini, satu kolam menghasilkan sekitar 162 kilogram ikan nila yang memberikan nilai ekonomi nyata bagi masyarakat desa.


Di tempat yang sama, Camat Bobotsari, Aris Mulyanto, menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung program-program inovasi desa, khususnya dalam pengembangan budidaya perikanan dan penguatan sentra-sentra ekonomi desa.


“Kami siap mendukung program inovasi desa dan membimbing pemerintah desa dalam memotivasi masyarakat, termasuk memaksimalkan APBDes untuk mendorong ekonomi aktif desa, khususnya di bidang ketahanan pangan dan ekonomi kerakyatan,” ungkap Aris.


Sumber: tha/prokompim.

Purbalingga Komit Terapkan Manajemen Talenta, Siapkan SDM ASN Tepat Posisi dan Tepat Fungsi


Kabar Ngetren/Semarang - Pemerintah Kabupaten Purbalingga menegaskan komitmennya dalam pembangunan dan penerapan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui penandatanganan Komitmen Bersama yang digelar di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kota Semarang, Kamis, (8/1).


Penandatanganan komitmen tersebut dilakukan oleh Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif yang didampingi Sekretaris Daerah serta Kepala BKPSDM Purbalingga, bersama para kepala daerah se-Jawa Tengah lainnya.


Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Ahmad Luthfi, menyampaikan bahwa Manajemen Talenta merupakan langkah krusial dalam menciptakan sumber daya manusia ASN yang menjadi motor penggerak pembangunan di daerah. 



Menurutnya, Manajemen Talenta tidak lagi berbasis pada pendekatan “suka atau tidak suka” dalam sistem birokrasi, melainkan birokrasi yang mempercepat terwujudnya visi dan misi Asta Cita Presiden.


 “Ini tentu dalam rangka menciptakan aparatur sipil negara yang profesional, tapi disitu akan tercipta kompeten, integritas, serta mempunyai daya saing,” katanya.


Gubernur juga menjelaskan bahwa hingga saat ini Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah melaksanakan empat kali pelantikan pejabat pimpinan tinggi dengan skema Manajemen Talenta terhadap 27 orang. Selain itu, Pemprov Jateng telah melakukan asistensi kepada kabupaten/kota, termasuk evaluasi Merit Sistem.



Ia berharap dengan diterapkannya Manajemen Talenta dalam sistem birokrasi ASN, tidak ada lagi praktik Local Hero Local Job maupun pola “suka tidak suka”, tetapi seluruh proses berjalan sesuai proporsi dan profesionalisme ASN.


Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Prof. Zudan Arif Fakhrulloh, menegaskan bahwa institusi pemerintahan tidak boleh bergantung pada figur personal, melainkan harus ditopang oleh sistem yang kuat.


“Ibarat bank, meskipun Direktur Utama nya ganti, tapi Mobile Banking nya masih tetap operasional, ATM nya masih tetap operasional. Nah ini yang ingin kita bergerak ke sana dengan Meritokrasi,” imbuhnya.



Ia menjelaskan bahwa Manajemen Talenta bertujuan untuk mempercepat pencapaian visi dan misi Asta Cita Presiden. 


Melalui penandatanganan komitmen bersama ini, BKN menargetkan seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah dapat menerapkan Manajemen Talenta pada tahun ini.


“Kalau Manajemen Talenta terwujud maka pengangkatan pejabat di kabupaten, kota, provinsi akan berjalan lebih efektif, lebih efisien, kinerja jadi tolok ukur. Jadi objektivitas dan transparansi akan menjadi kekuatan baru dalam kita mencari SDM,” katanya.



Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif menyampaikan bahwa Manajemen Talenta merupakan hal yang sangat dibutuhkan dalam pembinaan ASN, khususnya agar ASN yang memiliki potensi dan prestasi dapat ditempatkan pada posisi yang tepat dan strategis.


“Dengan demikian keberadaan mereka bisa mengoptimalisasi dan meningkatkan efektifitas pemerintahan yang ada di Purbalingga ini,” katanya.


Melalui penerapan Manajemen Talenta ini, diharapkan dapat membawa dampak positif bagi Pemerintah Kabupaten Purbalingga dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. 


Selain itu, Manajemen Talenta juga diharapkan mampu mengantisipasi kebutuhan pengisian jabatan di masa mendatang tanpa memerlukan proses adaptasi ulang ASN karena telah disiapkan sejak dini.


Sumber: Gn/Prokompim.

Trending