Wednesday, 14 January 2026

Aksi Heroik Kabid Humas Polda Jateng, Dorong Mobil Mogok Selamat Dari Tertabrak Kereta Api


Kabar Ngetren/Semarang - Sebuah aksi heroik di lakukan  Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto di tengah perlintasan kereta api Jalan Madukoro Raya, Semarang, Selasa, (13/1), siang. Di tengah perjalanan dinas, dirinya sigap mendorong mobil yang mogok tepat di atas lintasan rel kereta api, sesaat sebelum kereta melintas.


Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.50 WIB saat Kombes Pol Artanto tengah melaksanakan perjalanan dinas dan berhenti di balik palang pintu perlintasan karena ada kereta api yang akan melintas. Pada saat yang sama, sebuah mobil minibus bertuliskan “Belajar Mengemudi” terlihat terhenti di tengah rel dan tidak dapat bergerak.


Mobil tersebut diketahui dikemudikan oleh seorang pria yang sedang menjalani latihan mengemudi dengan didampingi instruktur. Diduga pengemudi mengalami kepanikan sehingga kendaraan mendadak mogok tepat di area perlintasan.



Melihat kondisi berbahaya tersebut, Kombes Pol Artanto bersama pengemudi mobil dinasnya secara spontan turun dari kendaraan dan segera bergegas mendorong mobil mogok tersebut keluar dari lintasan rel kereta api.


Berkat kesigapan mobil berhasil dipindahkan dari jalur rel hanya sekitar 20 detik sebelum kereta api melintas. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian itu, dan seluruh pengguna jalan di sekitar lokasi berada dalam kondisi aman.


Kombes Pol Artanto menyampaikan bahwa peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan untuk selalu waspada, khususnya saat melewati perlintasan kereta api.


“Perlintasan kereta api adalah titik rawan yang membutuhkan kewaspadaan penuh. Pengendara harus memastikan kondisi kendaraan prima dan tetap tenang, agar tidak terjadi situasi yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya.


Aksi tersebut mendapat apresiasi dari petugas perlintasan kereta api maupun warga sekitar yang berada di lokasi kejadian. Kejadian ini menunjukkan pentingnya kepedulian bersama dan kesiapsiagaan dalam mencegah potensi kecelakaan di jalan raya.


Sumber: Bid Humas Polda Jateng. 

Profil AKBP Anita, Polwan Pertama yang Jabat Kapolres Purbalingga


Kabar Ngetren/Purbalingga - Jabatan Kapolres Purbalingga resmi dijabat oleh AKBP Anita Indah Setyaningrum, S.I.K., M.H. Hal ini merupakan sejarah tersendiri, dimana sejak berdirinya Polres Purbalingga, baru kali ini Kapolres dijabat oleh seorang Polisi Wanita (Polwan). Rabu, (14/1). 


AKBP Anita merupakan wanita kelahiran Jakarta pada tahun 1984 dan beragama Islam. Pendidikan kepolisian dimulai setelah lulus SMA dengan masuk menjadi Taruni di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, dan lulus pada tahun 2005.


Pendidikan lanjutan Polri terus ditempuh, di antaranya Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) pada tahun 2015 dan Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri pada tahun 2021.



Selain itu, mengikuti berbagai pendidikan pengembangan dan pelatihan, antara lain Pendidikan Pengembangan Inspektur Idik Tindak Pidana Korupsi pada tahun 2007, serta program Police Woman Leadership and Decision Making pada tahun 2013.


Riwayat jabatan dimulai dari Perwira Pertama di Polresta Padang, Polda Sumatera Barat, pada tahun 2006, kemudian menjabat sebagai Kanit Idik Satresnarkoba, Kanit Reskrim Polsek Padang Utara, serta Kanit Reskrim Polsek Lubuk Begalung.


Pada 2009, dipercaya mengemban tugas sebagai Kanit Idik VI Satreskrim Polresta Padang. Setahun kemudian, menjabat sebagai Kasatresnarkoba Polres Lima Puluh Kota, dan pada tahun 2011, diangkat sebagai Kapolsek Harau di wilayah yang sama. 



Pada tahun 2013 menduduki jabatan sebagai Kasubbagpers Bagsumda Polres Lima Puluh Kota, dan pada tahun 2014, sebagai Kaurtu Subbagrenmin Rorena Polda Sumatera Barat.


Setelah menyelesaikan pendidikan di PTIK, selanjutnya kembali bertugas di Polda Sumatera Barat sebagai Paur Subbagmutjab Bagbinkar Ro SDM.


Pada November 2015, dipindahtugaskan ke Akademi Kepolisian, sejumlah jabatan diemban di antaranya Kasattar Akpol, Kasattar Yon TK I Mentarsis Ditbintarlat, Wakaden Yon Siswa SIPSS Korbintarsis, hingga Wadanyon Siswa SIPSS Mentarsis Ditbintarlat.



Pada tahun 2022, ditugaskan sebagai Pamen Polda Jawa Tengah kemudian menjabat sebagai Kasubbid PID dan Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Jateng hingga tahun 2023. Masih di tahun yang sama, selanjutnya dipercaya sebagai Kasubdit Binsatpam/Polsus Ditbinmas Polda Jateng.


Puncak kepercayaan diberikan pada tahun 2024, saat AKBP Anita Indah Setyaningrum diangkat sebagai Kapolres Magelang Kota, Polda Jawa Tengah.


Kini, berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2781/XII/KEP/2025 tertanggal 15 Desember 2025, AKBP Anita Indah Setyaningrum resmi menjabat sebagai Kapolres Purbalingga, menggantikan AKBP Achmad Akbar.


Sumber: Humas Polres Purbalingga. 

Tuesday, 13 January 2026

Sejarah, Pertama Kali Polres Purbalingga Dipimpin Polwan

 


Kabar Ngetren/Purbalingga - Jabatan Kapolres Purbalingga resmi diserahterimakan dari AKBP Achmad Akbar, S.I.K., M Si. kepada AKBP Anita Indah Setyaningrum, S.I.K., M.H.. Upacara serah terima jabatan telah dilaksanakan di Polda Jateng, Senin kemarin, (12/1).


Secara simbolis kedatangan pejabat baru Kapolres Purbalingga ditandai dengan apel dan tradisi pedang pora di halaman Mapolres Purbalingga, Selasa, (13/1). Kegiatan diikuti oleh pejabat utama polres, para kapolsek dan dihadiri seluruh anggota Polres Purbalingga.



AKBP Anita Indah Setyaningrum merupakan Polwan Pertama yang menjabat Kapolres Purbalingga. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kapolres Magelang Kota. Sedangkan AKBP Achmad Akbar selanjutnya menjabat sebagai Wakapolres Metro Jakarta Timur.


AKBP Achmad Akbar menyampaikan ucapan terima kasih kepada rekan-rekan semua personel Polres Purbalingga, ASN dan Bhayangkari. Tidak ada yang bisa dibalas atas semua kebaikan dan kinerja yang telah diberikan selama menjabat sebagai Kapolres Purbalingga. 



"Saya beserta istri juga meminta maaf apabila ada kesalahan dan kekhilafan yang diperbuat selama menjabat sebagai Kapolres Purbalingga," ucapnya. 


AKBP Achmad Akbar juga menyampaikan ucapan selamat kepada AKBP Anita Indah Setyaningrum atas jabatan yang diemban sebagai Kapolres Purbalingga. 



"Ini merupakan periode kedua AKBP Anita menjabat sebagai Kapolres. Oleh karena itu, saya berkeyakinan beliau sudah pengalaman dan memiliki bekal yang cukup membawa Polres Purbalingga lebih baik lagi," katanya. 


Sementara itu, AKBP Anita Indah Setyaningrum menyampaikan terima kasih atas sambutan dan perhatian personel Polres Pubalingga. Selanjutnya siap bergabung di Polres Purbalingga. 



"Saya mohon apa yang telah diberikan rekan-rekan baik dedikasi, loyalitas, dukungan dan kerja sama kepada AKBP Achmad Akbar dapat diberikan juga kepada saya," katanya. 


AKBP Anita berharap ke depan kita bisa menjadi satu kesatuan yang solid, guyub, berjuang bersama menjadikan Polres Purbalingga semakin baik dan menjadi polisi yang dicintai masyarakat. 



Acara tradisi penyambutan dirangkai dengan laporan kesatuan dan apel arahan pimpinan. Ada prosesi penyerahan kunci, pemasangan papan nama dan pemasangan foto pejabat lama. Acara dilanjutkan dengan pelepasan pejabat lama meninggalkan Mapolres Purbalingga.


Sumber: Humas Polres Purbalingga. 

Pelantikan Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Jateng, Tegaskan Komitmen Perlindungan Perempuan dan Anak


Kabar Ngetren/Semarang - Polda Jateng  menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan terhadap hak asasi perempuan dan anak melalui pelantikan Direktur Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Dirres PPA dan PPO) Polda Jateng, Senin, (12/1).


Pengukuhan jabatan Dirres PPA dan PPO tersebut dilaksanakan dalam rangkaian upacara serah terima jabatan dan pelantikan yang dipimpin Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo di Gedung Borobudur Mapolda Jateng. Jabatan Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Jateng kini dijabat oleh Kombes Pol. Nunuk Setiyowati, S.I.K., M.H.


Dalam keterangan, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menyampaikan bahwa pembentukan dan pengukuhan Ditres PPA dan PPO merupakan langkah strategis dalam memperkuat penegakan hukum yang berperspektif perlindungan terhadap kelompok rentan, khususnya perempuan dan anak.


“Direktorat Reserse PPA dan PPO memiliki tugas pokok melaksanakan penyelidikan dan penyidikan tindak pidana yang berkaitan dengan kekerasan terhadap perempuan dan anak, kejahatan seksual, eksploitasi, serta tindak pidana perdagangan orang. Direktorat ini juga mengedepankan pendekatan yang humanis, berkeadilan, dan berorientasi pada pemulihan korban,” ujar Kombes Pol Artanto di Mapolda Jateng, Selasa, (13/1).



Lebih lanjut dijelaskan, fungsi Ditres PPA dan PPO tidak hanya terbatas pada penegakan hukum, tetapi juga mencakup upaya perlindungan, pendampingan, serta koordinasi lintas sektor dengan instansi terkait, lembaga perlindungan perempuan dan anak, serta unsur masyarakat. Hal ini dilakukan guna memastikan hak-hak korban terpenuhi secara menyeluruh, baik secara hukum, psikologis, maupun sosial.


Menurut Kabid Humas, pelantikan Direktur Reserse PPA dan PPO menjadi wujud komitmen Polda Jateng dalam menempatkan isu perlindungan perempuan dan anak sebagai prioritas penegakan hukum.


“Polda Jateng berkomitmen untuk menghadirkan rasa aman dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat, khususnya perempuan dan anak. Penanganan perkara dilakukan secara profesional, transparan, serta menjunjung tinggi hak asasi manusia, dengan memastikan korban mendapatkan perlindungan maksimal,” tegasnya.


Kombes Pol Artanto menambahkan, keberadaan Ditres PPA dan PPO diharapkan mampu meningkatkan kualitas penanganan perkara yang berkaitan dengan perempuan dan anak, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.


“Dengan struktur dan fungsi yang semakin kuat, kami optimistis Ditres PPA dan PPO Polda Jateng dapat menjalankan tugas secara optimal, responsif, dan berintegritas dalam memberikan perlindungan hukum bagi perempuan dan anak di wilayah Jawa Tengah,” pungkasnya.


Sumber: Bid Humas Polda Jateng. 

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Progres Capai 43 Persen


Kabar Ngetren/Bogor — Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo meninjau langsung progres pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara (SMA KTB) di Gunung Sindur, Bogor, Senin, (12/1). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan perlengkapan masjid secara simbolis kepada pengelola sekolah.


Dalam doorstop kepada awak media, Wakapolri menyampaikan bahwa pembangunan SMA KTB merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program Asta Cita Presiden, khususnya di bidang penguatan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.



“Pada hari ini, alhamdulillah, saya bersama Yayasan Karabangsa, perwakilan filantropi, Polda Jawa Barat, dan Kapolres menyaksikan langsung progres pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara,” ujar Komjen Pol Dedi Prasetyo.


Ia menjelaskan, SMA KTB menjadi salah satu sekolah unggulan yang dihadirkan Polri sebagai kontribusi nyata dalam ekosistem pendidikan nasional. Dari sepuluh sekolah unggulan yang menjadi kebijakan pemerintah, Polri turut menghadirkan satu sekolah unggulan berbasis pembinaan karakter, akademik, dan kepemimpinan.



“Bapak Kapolri berkomitmen untuk ikut mempersiapkan generasi muda Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.


Berdasarkan hasil pemantauan bersama Yayasan Karabangsa dan seluruh tim, progres pembangunan SMA KTB saat ini telah mencapai 43 persen hanya dalam waktu lima setengah bulan. Capaian tersebut melampaui target awal sebesar 40 persen.



“Artinya, dari target 40 persen, kita telah melampaui sebesar 3 persen. Kita optimistis pada bulan Juli, insyaallah, bangunan ini sudah dapat dimanfaatkan oleh siswa SMA KTB,” jelas Wakapolri.


SMA KTB Gunung Sindur nantinya akan digunakan oleh siswa angkatan pertama yang saat ini sedang menempuh pendidikan di SMA Global Darussalam Yogyakarta, sekaligus untuk angkatan kedua yang direncanakan mulai belajar langsung di Gunung Sindur.



Untuk diketahui, angkatan pertama SMA KTB berjumlah 120 siswa, sementara angkatan kedua direncanakan sebanyak 180 siswa. Proses rekrutmen angkatan kedua telah dilaksanakan pada akhir pekan lalu dan diikuti lebih dari 14.000 siswa SMP dari seluruh Indonesia.


“Seleksi menggunakan standar tes nasional sekolah unggulan dengan kriteria khusus. Dari lebih dari 14.000 peserta, akan diseleksi menjadi 3.000 peserta di tingkat provinsi, kemudian sekitar 400 peserta di tingkat pusat,” ungkapnya.



Seleksi tingkat provinsi dijadwalkan berlangsung pada 14 Februari 2026, sedangkan seleksi tingkat pusat akan dilaksanakan di Akademi Kepolisian. Penetapan peserta terpilih direncanakan dilakukan setelah Lebaran.


Wakapolri juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan SMA KTB, mulai dari filantropi, kontraktor, tokoh masyarakat, pemerintah desa, hingga warga sekitar.


“Seluruh masyarakat sangat mendukung karena sekolah ini mempersiapkan aset-aset bangsa. Tidak ada satu negara pun yang maju tanpa didukung oleh sumber daya manusia yang unggul,” tuturnya.



Ia menambahkan, lulusan SMA KTB diproyeksikan dapat melanjutkan pendidikan ke universitas-universitas terbaik di dalam maupun luar negeri, serta ke berbagai akademi terbaik di Indonesia. 


Selain itu, kehadiran SMA KTB juga sejalan dengan dukungan Polri terhadap program sekolah rakyat yang digagas pemerintah.


“Melalui sekolah unggulan ini, kita mempersiapkan kader-kader bangsa,” pungkas Wakapolri.


Sumber: ***

AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama Jabat Kapolres Kebumen


Kabar Ngetren/Semarang — Tongkat komando Kapolres Kebumen resmi berpindah tangan. Jabatan Kapolres Kebumen kini diemban AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, S.I.K., menggantikan AKBP Eka Baasith Syamsuri, S.I.K., M.Si.


Serah terima jabatan tersebut berlangsung dalam upacara sertijab yang dipimpin Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo di Gedung Borobudur Mapolda Jawa Tengah, Senin, (12/1), pukul 10.00 WIB.



AKBP Eka Baasith Syamsuri selanjutnya mendapat penugasan baru sebagai Wakil Direktur Intelkam Polda Metro Jaya. Sementara itu, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama bukan sosok baru di Polda Jawa Tengah. AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama sebelumnya adalah Kapolres Tegal Kota.


Upacara sertijab dihadiri Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol Latif Usman, para pejabat utama Polda Jawa Tengah, serta seluruh Kapolres jajaran. 



Meski digelar secara sederhana, prosesi sertijab berlangsung khidmat sebagai bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier di tubuh Polri.


Pergantian Kapolres Kebumen tersebut dilaksanakan bersamaan dengan serah terima enam pejabat utama Polda Jawa Tengah serta 12 jabatan Kapolres lainnya di wilayah hukum Polda Jawa Tengah.


Mutasi jabatan ini merupakan upaya penyegaran organisasi sekaligus penguatan kinerja kepolisian di bawah Polda Jateng. 


Sumber: Humas Polres Kebumen. 

Launching Dapur SPPG Bukateja, Bupati Fahmi Tekankan Quality Control Ketat


Kabar Ngetren/Purbalingga – Pemerintah Kabupaten Purbalingga secara resmi meluncurkan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Bukateja milik Yayasan Desa Belajar untuk Negeri, Senin, (12/1). Dapur SPPG ini merupakan dapur ke-79 dari total 83 dapur SPPG yang ada di Kabupaten Purbalingga. Launching dilakukan langsung oleh Bupati Purbalingga Fahmi M Hanif didampingi Wakil Bupati Dimas Prasetyahani.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fahmi memberikan penekanan khusus pada pentingnya penerapan quality control yang ketat dalam seluruh rangkaian pelaksanaan program SPPG. 



Menurutnya, pengawasan mutu menjadi aspek krusial untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan bagi para penerima manfaat, seperti keracunan makanan maupun risiko kesehatan lainnya. 


“Ini (MBG, red) adalah suatu program yang luar biasa karena memiliki dampak yang luar biasa. Mulai dari penerima manfaat hingga multifier effect bagi perputaran perekonomian dan penyerapan tenaga kerja,’ jelas bupati. 



Sembari berkeliling dapur SPPG Bukateja, bupati mengingatkan seluruh pengelola dan tenaga pelaksana SPPG agar senantiasa menjaga higienitas dalam setiap tahapan pelayanan gizi. Mulai dari proses pengolahan, pengemasan, penyajian, hingga distribusi makanan, seluruhnya harus memenuhi standar keamanan pangan yang telah ditetapkan.


“Gunakan peralatan yang sesuai standar keamanan, baik dalam pengolahan, pengemasan, maupun penyajian, agar makanan yang didistribusikan tetap aman, bersih, dan terhindar dari kontaminasi,” imbuhnya.



Sementara itu, perwakilan Yayasan Desa Belajar untuk Negeri, Mugi Wahyudi, menyampaikan bahwa pembangunan Dapur SPPG Bukateja merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam pemenuhan gizi masyarakat Purbalingga, dengan tetap mengacu pada prosedur dan Standar Operasional Prosedur (SOP) dari Badan Gizi Nasional (BGN).


“Tahapan demi tahapan telah kami lakukan, mulai dari penataan layout dapur, penggunaan peralatan makan, hingga standar kebersihan. Termasuk penggunaan air yang telah melalui proses filtrasi dan penyinaran sinar ultraviolet (UV), sehingga aman untuk memasak, mencuci ompreng, peralatan dapur, bahkan layak untuk diminum,” jelasnya.



Ia berharap, dengan penerapan standar tersebut, kualitas layanan gizi yang diberikan Dapur SPPG Bukateja dapat sepenuhnya memenuhi standar yang ditetapkan oleh BGN.


Dapur SPPG Bukateja sendiri akan melayani sebanyak 2.072 penerima manfaat yang tersebar di 11 sekolah di sekitar lokasi dapur, mulai dari jenjang TK hingga SMA/SMK.

Sumber: tha/prokompim.

Trending