banjir indramayubanjir malam tahun barubanjir singarajaBeritaBerita IndramayuDaerahpatung kb singaraja

Banjir di Malam Tahun Baru, Pertigaan Patung KB Singaraja Kembali Terendam, Apa Solusinya?

Admin
Thursday, 1 January 2026, January 01, 2026 WAT
Last Updated 2026-01-01T09:16:23Z

Banjir di Malam Tahun Baru, Pertigaan Patung KB Singaraja Kembali Terendam, Apa Solusinya?

Indramayu – Perayaan malam tahun baru pergantian tahun Masehi 2025 ke 2026 berubah menjadi momen yang memprihatinkan bagi warga Desa Singaraja, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu. Pasalnya, banjir kembali merendam pertigaan Patung KB (Keluarga Berencana) Singaraja akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak pagi hingga malam.


Setiap musim hujan dengan intensitas tinggi, kawasan Jl. Raya Singaraja, Singajaya hampir selalu tergenang air. Pada malam pergantian tahun, genangan air dilaporkan mencapai 30 cm hingga 50 cm, bahkan setinggi lutut orang dewasa. Kondisi ini memaksa pengendara motor maupun mobil melintas dengan ekstra hati-hati, mengingat jalan di sekitar pertigaan Patung KB juga rusak parah dan berlubang.


Tidak Ada Saluran Pembuangan Air


Banjir yang terjadi bukan tanpa sebab. Warga menilai, tidak adanya selokan atau saluran pembuangan air hujan menjadi faktor utama genangan air tak kunjung surut. Setiap hujan besar turun, kawasan ini hampir pasti mengalami banjir, bahkan air bisa bertahan hingga beberapa hari.


Peristiwa banjir tersebut terjadi tepat pada malam tahun baru, Rabu (31/12/2025), saat hujan terus mengguyur wilayah Indramayu tanpa jeda.


Pedagang dan Warga Merasa Dirugikan


Keluhan juga datang dari para pedagang pasar, terutama yang biasa berjualan pada malam Senin dan malam Kamis. Banjir membuat aktivitas perdagangan terganggu, bahkan sebagian pedagang terpaksa menghentikan aktivitas jual beli.


Selain itu, warga yang melintas pun harus ekstra waspada karena genangan air berpadu dengan banyaknya lubang jalan di sekitar pertigaan Patung KB Singaraja.


Harapan Warga untuk Pemerintah


Masyarakat Desa Singaraja berharap pemerintah desa maupun Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui dinas terkait segera turun tangan. Jika terus dibiarkan, warga khawatir ketinggian banjir akan semakin parah setiap tahunnya.


Sarif, salah satu warga Desa Singaraja, menyampaikan keluhannya kepada awak media dan meminta adanya perhatian serius dari pihak berwenang.


"Tempat ini dipertigaan patung KB Singaraja setiap terjadinya hujan besar pasti akan banjir atau tergenang air nya karena tidak ada Pembuangan Air diselokannya jadi klo banjir air surutnya itu sampai 2 hari kadang 3 hari baru surut, Nah pas ini tanggal 31 malamnya kan tahun baruan dari pagi hingga malam hujan terus sampai terjadi banjir atau air tergenang lagi." Ujarnya.


Warga berharap, pembangunan saluran drainase permanen menjadi solusi jangka panjang agar masalah banjir tahunan di kawasan strategis tersebut dapat segera teratasi.



Editor: D-Nss

Penulis: Thoha

TrendingMore