Showing posts with label Banyumas. Show all posts
Showing posts with label Banyumas. Show all posts

Friday, 20 June 2025

Rois Syuriyah PCNU Banyumas Mengawali Peletakan Batu Pertama Gedung Ansor Center 4 Lantai


Kabar Ngetren/Banyumas - Dengan lantunan doa dan takbir yang khidmat, Rois Syuriyah PCNU Kabupaten Banyumas, KH. Mughni Labib, secara resmi mengawali peletakan batu pertama pembangunan Gedung Ansor Center empat lantai, Jumat siang, (20/6/2025), bertempat di Jl. Hasyim Asy’ari No. 01, Desa Pliken, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas.


Kegiatan monumental ini menjadi langkah awal pembangunan pusat aktivitas strategis bagi GP Ansor di wilayah Banyumas. Pembangunan berdiri di atas tanah hibah/wakaf seluas 30 ubin dari tokoh masyarakat Banyumas H. Herman, yang secara tulus menyerahkan tanahnya untuk Ansor dan kemaslahatan umat.



Acara dihadiri oleh jajaran penting, antara lain, Ketua Tanfidziyah PCNU KH. Imam Hidayat, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Banyumas H. Nungky Harry Rachmat (mewakili Bupati Banyumas H. Sadewo Tri Lastiono), pengurus PCNU & MWC NU, unsur Forkopimcam Kembaran, Kepala Desa Pliken, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, Kasatkorcab Banser beserta jajaran, PAC GP Ansor se-Banyumas, serta tamu undangan dan awak media.


Ketua PC GP Ansor Banyumas, Rachmat Kurniawan, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kehadiran dan dukungan seluruh elemen. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu, sahabat Banser, jajaran NU, serta para Kiai yang hadir langsung memberikan restu dan doa di lokasi. Terima kasih khusus kepada H. Herman, InsyaAllah amal jariyah beliau akan menjadi manfaat besar dan pahala yang terus mengalir dunia akhirat,” ucapnya.



Rachmat juga menyampaikan harapan besar: “Semoga dalam satu periode masa khidmat kepengurusan ini, gedung empat lantai ini selesai dan berfungsi maksimal. Bahkan para kiai yang hadir turut menegaskan: InsyaAllah dalam waktu satu setengah tahun selesai dan bermanfaat bagi umat,” tegasnya penuh optimisme.



KH. Imam Hidayat menambahkan bahwa pembangunan ini bukan hanya sarana fisik, tetapi ruang dakwah dan kaderisasi masa depan. “Kita bangun peradaban melalui struktur dan substansi. Gedung ini harus hidup oleh semangat, ide, dan pengabdian,” ungkapnya.


Sementara itu, mewakili Bupati Banyumas, H. Nungky Harry Rachmat menyampaikan apresiasi dan dukungan dari pemerintah daerah. “Semoga pembangunan berjalan lancar dan cepat selesai. Ansor Center ini akan menjadi mitra strategis pemkab dalam membangun masyarakat yang stabil, damai, dan produktif,” tuturnya.



Prosesi peletakan batu pertama dilakukan secara simbolis, diawali dengan doa oleh KH. Mughni Labib, dilanjutkan oleh KH. Imam Hidayat, jajaran pengurus PC GP Ansor, tokoh agama dan masyarakat, serta perwakilan Forkopimcam. Sholawat, takbir, dan semangat kebersamaan bergema menyertai momen sakral ini.


Menutup acara, KH. Mughni Labib kembali memimpin doa: “Ya Allah, limpahkan rahmat dan ridha-MU atas tempat ini. Jadikanlah ia pusat ilmu, amal, dan kemaslahatan. Mudahkan setiap tahap pembangunan hingga selesai dengan penuh keberkahan,” doa beliau yang diaminkan seluruh hadirin.


Dengan semangat gotong royong dan restu para ulama, pembangunan Gedung Ansor Center empat lantai resmi dimulai. Dari Pliken, dari tanah hibah/wakaf yang penuh berkah, tonggak sejarah baru ini ditanam untuk masa depan gerakan pemuda Islam Ahlussunnah wal Jama’ah di Banyumas.


Sumber: Djarmanto - YF2DOI.

Monday, 6 May 2024

Halal Bihalal Membawa Semangat Kebangkitan Kolaborasi di Banyumas


Kabar Ngetren/Banyumas - Dalam semangat Idul Fitri yang memancar kebersamaan, para pengusaha hotel dan restoran se-Kabupaten Banyumas bergandengan tangan dengan Pemerintah Daerah, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan Forkopimda Banyumas, serta Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Banyumas dalam sebuah acara Halal Bihalal yang meriah di Pendopo Si Panji. Senin, (6/5).

Kehadiran tokoh-tokoh penting seperti Pj Bupati Banyumas, Ketua DPRD, Kapolresta, Dandim 0701/Banyumas, serta berbagai perwakilan instansi menjadi bukti nyata sinergi antara sektor swasta dan publik dalam mempererat hubungan dan meningkatkan kerjasama di Banyumas.

Ketua Panitia, Sudharto, menyampaikan rasa terima kasih atas partisipasi semua pihak serta mengajak untuk memperdalam persaudaraan dalam kebersamaan yang mengakar pada nilai-nilai keagamaan dan kerendahan hati.


"Pengusaha hotel dan restoran, bersama dengan Pemerintah Daerah dan PHRI Banyumas, menyelenggarakan acara Halal Bihalal ini sebagai momen berharga untuk saling berbagi kebahagiaan, mempererat hubungan, dan membangun pondasi kebersamaan yang kokoh dalam menjalani tugas dan tanggung jawab kita," ujar Sudharto dengan penuh semangat.

Pj Bupati Banyumas, Hanung Cahyo Saputro, turut menyampaikan rasa bangganya terhadap kegiatan ini, menggarisbawahi pentingnya silaturrahmi dalam memperkuat sinergi antara PHRI dan pemerintah daerah.

"Pertemuan ini adalah bukti nyata komitmen kita untuk memperkuat kerjasama dan meningkatkan sinergi antara sektor swasta dan pemerintah daerah dalam memajukan Banyumas," ungkap Pj Bupati.

Selain itu, diakhir acara, Ketua BPC PHRI Banyumas, Irianto, mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kehadiran semua pihak serta mengajak untuk saling memaafkan dan memperkuat ukhuwah islamiyah dalam merangkul kesatuan dan kebersamaan.

Acara ditutup dengan siraman rohani dan doa oleh Ustadz Kompol. H. Pujiono, S.H., M.H., yang mengingatkan pentingnya mempererat tali silaturahmi, berdoa, dan berjuang bersama dalam kehidupan serta memberikan kontribusi melalui sedekah.

Halal Bihalal ini tidak hanya menjadi sebuah acara, tetapi juga simbol kebersamaan dan kolaborasi yang akan terus mengukir cerita kebangkitan di Banyumas.

Sumber: Djarmanto-YF2DOI, editor: eFHa. 

MABIT di Madrasah Diniyah Salafiyah Syafi'iyah Al-Ittihaad 2: Membangun Karakter Santri Berkarakter Qur'ani/Islami


Kabar Ngetren/Banyumas - Siswa-siswi kelas V, VI, VII, VIII, dan IX Madrasah Diniyah Salafiyah Syafi'iyah Al-Ittihaad 2 Pasir Lor, Karanglewas, Jawa Tengah, mengikuti kegiatan MABIT (Malam Bina Iman dan Taqwa) Tahun Pelajaran 1445/1446 Hijriyah - 2024/2025 Masehi. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kepribadian rahmatan lil ’alamin.

Upacara pembukaan dilaksanakan di halaman Madrasah dengan inspektur upacara kepala Madrasah, dihadiri oleh semua peserta Mabit, Pengurus, Dewan Guru, Tata Usaha, dan tim keamanan dari Linmas, Banser, dan Pemuda Pancasila setempat. Kegiatan MABIT berlangsung selama dua hari, pada Sabtu dan Minggu, (4-5/5). 

Kepala Madrasah Al-Ittihad 2 Pasir Lor, Ustaz Kursin Efendi, dalam pembukaan MABIT, menekankan pentingnya kepemimpinan dan kemampuan dakwah Bil Haal bagi siswa-siswi Madrasah sebagai garda terdepan dalam mensyiarkan dakwah Islam di Masyarakat.


Dengan tajuk Menggapai Mahabbah dengan Iman dan Taqwa, Guna Membangun Karakter Santri Yang Qur'ani/Islami, kegiatan ini bertujuan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan bagi peserta didik baru untuk meraih cinta dan ridho dari Allah SWT, serta menjadi santri yang berkarakter Qur'ani/Islami.

Kordinator Pelaksana, Amin Supangat, menjelaskan materi-materi yang diberikan kepada santri meliputi teori dan praktek tentang pentingnya Islam, Iman, Ihsan, Taqwa, Taisirul Kholaq, Ta'limul Muta'allim, Qiyamul Lail, Tadarus Al-Qur'an, Sholat berjama'ah, Ziaroh ke Makam Syekh Makdum Ali, Ramah Tamah, dan materi motivasi membangun teamwork serta kebersamaan. Sabtu, (4/5). 

Madrasah Diniyah Salafiyah Syafi'iyah Al-Ittihaad 2 Pasir Lor tetap menjadi pilihan utama bagi masyarakat Karanglewas dan sekitarnya, yang terus menitipkan amanah putra-putrinya untuk belajar dan mengaji di Madrasah tersebut, baik dari dalam maupun luar kecamatan Karanglewas.

Sumber: Djarmanto-YF2DOI, editor: eFHa. 

Sunday, 5 May 2024

Pilar Guru Ngaji Rejasari Banyumas Telah Berpulang


Kabar Ngetren/Banyumas - Kabar duka menyelimuti kelurahan Rejasari, Purwokerto Barat, dengan meninggalnya Mbah Tuniyem Binti Martapura, seorang perintis dan pejuang dalam dunia pengajaran ngaji. Kabar ini mengejutkan banyak pihak, terutama keluarga, saudara, dan sebagian masyarakat setempat, yang sangat terpukul dengan kepergian wanita berusia 65 tahun itu.

Mbah Tuniyem meninggal dunia pada Sabtu malam (4/5) di rumahnya, pada saat berkumandangnya adzan salat isya'. Dia kini telah dikebumikan di samping suaminya yang telah lebih dulu meninggal dunia, di tempat pemakaman umum (TPU) Watu Kuning, Pesarean Keluarga Mertadireja.

Kehilangan Mbah Tuniyem telah menjadi topik utama di lingkungan Rejasari, serta menjadi sorotan di media sosial dan oleh para sahabat, yang memberikan ucapan doa husnul khatimah, belasungkawa, dan Al-Fatihah. Momen meninggalnya yang bersamaan dengan adzan isya' menambah kesan tersendiri atas kepergian tokoh yang sangat berjasa dalam pengajaran ngaji di sekitar rumahnya.


Udin, seorang sahabat karib, mengungkapkan bahwa Mbah Tuniyem bukan hanya menjadi ibu bagi putra-putri kandungnya, tetapi juga bagi banyak anak yang diajari mengaji. Dia sangat aktif dalam membimbing anak-anak dan memberikan nasehat serta teladan kehidupan kepada warga sekitar.

Meskipun usia lanjut dan penyakit tua menjadi penyebab meninggalnya, Mbah Tuniyem tetap diingat sebagai sosok yang penuh perhatian dan gemar menyenangkan hati anak-anak. Hal ini juga diakui oleh Alip, seorang sahabat, yang menyebutnya sebagai sosok orang tua teladan.

Ketua PRNU Rejasari, Ustaz Daryanto, beserta seluruh jajaran pengurus, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam. Mereka berdoa semoga segala amal baik yang telah dilakukan oleh Mbah Tuniyem diterima di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini.

Sumber: Djarmanto-YF2DOI, editor: eFHa. 

Saturday, 4 May 2024

Pemkab Banyumas Fasilitasi Pertemuan Ormas untuk Meningkatkan Sinergi dan Kondusivitas


Kabar Ngetren/Banyumas - Pada hari Sabtu (4/5), Pemerintah Daerah Kabupaten Banyumas melalui Bakesbangpol Kabupaten Banyumas menjadi tuan rumah bagi Forum Banyumas Eling (FBE) dalam acara Pembinaan dan Silaturahmi Organisasi Kemasyarakatan (ORMAS) se-Kabupaten Banyumas. Acara tersebut digelar di Pendopo wakil Bupati Banyumas dengan diawali menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Dalam acara ini, hadir beberapa tokoh penting seperti Pj. Bupati Banyumas, Kapolresta Banyumas, Dandim 0701/Banyumas, serta perwakilan dari berbagai ormas dan LSM se-Kabupaten Banyumas. Kapolresta Banyumas Kombes Pol Edy Suranta Sitepu, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi kepada FBE dan seluruh ormas di kabupaten tersebut atas peran aktif mereka dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.


Pj Bupati Banyumas, Hanung Cahyo Saputro, juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan acara ini, serta menegaskan komitmen untuk mempererat tali persaudaraan dan meningkatkan sinergitas antar ormas sebagai mitra pemerintah. Dia juga menyoroti beberapa PR yang masih perlu diselesaikan, seperti pengentasan kemiskinan, pengendalian inflasi, penanganan kasus-kasus tertentu, dan perbaikan infrastruktur.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyumas, Eko Heru Surono, S.Sos., melalui Sekretaris Bakesbangpol Kabupaten Banyumas, Bejo Siswanto, S.H, menyampaikan apresiasi kepada FBE sebagai pemersatu ormas dan ajang silaturahmi ormas-ormas di Banyumas. Dia menekankan pentingnya menjaga kondusivitas situasi menjelang Pilkada 2024.

Ketua FBE, Yudo F Sudiro S.H. M.H., mengingatkan semua pihak untuk terus bersama-sama menjaga kondusivitas suasana, serta mengajak untuk mewujudkan Banyumas yang damai dan bermartabat dalam pelaksanaan PILKADA dan Pemilu 2024.

Acara ditutup dengan doa bersama, jabat tangan bermaaf-maafan, ramah tamah, serta menikmati hidangan makan siang bersama. Semua yang hadir menegaskan komitmen untuk terus aktif dalam menciptakan Banyumas yang kondusif.

Sumber: Djarmanto-YF2DOI, editor: eFHa. 

Hj Durotun Nafisah: Pasal Aurat Menurut Kitab Safinatun Najah


Kabar Ngetren/Banyumas - Pada Sabtu pagi yang cerah, (4/5), Hj. Durotun Nafisah, S.Ag.M.S.I, pengasuh Pondok Pesantren Fathul Mu'in Karangsalam Kidul Kedung Banteng Banyumas dan pengurus PC LKKNU Kabupaten Banyumas, memberikan kajian mengenai Ketentuan Aurat dalam Kitab Safinatun Najah untuk kemaslahatan bersama.

Dalam kajiannya, beliau membahas bagaimana Syeh Sumair bin Salim, dalam kitabnya Safinatun Najah yang digunakan di hampir semua pesantren di Indonesia, membagi aurat menjadi empat bagian.

Pertama, aurat laki-laki secara mutlak (baik merdeka maupun budak) dan budak perempuan/amat dalam sholat adalah seluruh badan yang ada di antara pusar dan lutut. 


Kedua, laki-laki dan budak perempuan diperbolehkan sholat hanya dengan menutup lutut, pusar, dan bagian badan yang ada di antara lutut dan pusar, meskipun secara adab dan sopan santun, menutup aurat dengan sempurna dihargai.

Beliau juga membahas ketentuan aurat bagi perempuan merdeka (bukan budak/amat) di dalam sholat, yaitu seluruh badan kecuali wajah dan kedua telapak tangan, dengan mencatat perbedaan pemahaman antara Mazhab Syafi'i dan Hanafi.

Selain itu, aurat perempuan merdeka dan amat di hadapan laki-laki yang bukan mahram adalah seluruh badan tanpa kecuali, namun mayoritas mengikuti Mazhab Hanafi yang memperbolehkan wajah dan telapak tangan terbuka. 

Terakhir, aurat perempuan merdeka dan amat di hadapan mahromnya dan sesama perempuan adalah seluruh badan yang ada di antara pusar dan lutut. Meskipun ada kebolehan untuk tidak menutup betis, telapak tangan, dan dada di hadapan mahromnya dan sesama perempuan, banyak perempuan yang tetap menutupnya sebagai bentuk adab, sopan santun, bahkan sebagai tindakan preventif dari pelecehan dan kekerasan.

Kajian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai aurat dalam pandangan agama Islam dan bagaimana masyarakat dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Sumber: Shlh, editor: eFHa. 

Wednesday, 1 May 2024

Mayday 2024 di Banyumas: Sinergi Antara Buruh, Pengusaha, dan Pemerintah


Kabar Ngetren/Banyumas - Ketua SPSI Kabupaten Banyumas, Drs. Haris Subiyakto, yang juga merupakan ketua panitia perayaan Hari Buruh Internasional atau Mayday tahun 2024 tingkat kabupaten Banyumas, menyatakan bahwa ribuan buruh berkumpul di kompleks kantor Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Banyumas untuk mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari senam sehat bersama, donor darah, pameran UMKM, hingga panggung hiburan musik dan undian doorprize. Hadiah utamanya adalah 11 sepeda motor yang membuat total hadiah mencapai ratusan juta rupiah.

Menurut Haris, kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara panitia, Apindo, para pengusaha, Forum HRD, dan didukung oleh Pemerintah Daerah melalui Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Banyumas, serta berbagai pihak lainnya seperti BPJS, PMI, dan para dermawan. 

Tujuannya adalah untuk memfasilitasi hubungan yang positif antara buruh dan pengusaha dalam upaya menciptakan hubungan industrial Pancasila yang dinamis, kondusif, dan harmonis, serta meningkatkan daya saing tenaga kerja.


Pj Bupati Banyumas, Hanung Cahyo Saputro, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Pemerintah Daerah, Apindo, SPSI, Forum HRD, BPJS, dan para pekerja. Dia menyebut Mayday di Banyumas sebagai bukti kebersamaan yang luar biasa, menggambarkan sinergi yang baik antara buruh, pengusaha, dan Pemerintah Daerah.

Kegiatan Mayday di Banyumas dipuji karena berlangsung dengan semarak dan aman. Ada pula kegiatan donor darah sebagai upaya deteksi dini HIV/AIDS, serta berbagai hadiah yang didanai oleh para pengusaha, perbankan, dan Apindo Banyumas. 

Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Banyumas, Wahyu Dewanto, menyebutkan bahwa acara ini bukan hanya sebagai hiburan semata, tetapi juga sebagai wadah silaturahmi antara buruh, pengusaha, dan pemerintah, serta menghimbau pengusaha untuk terus menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam hubungan industrial mereka.

Dalam kesimpulannya, Mayday 2024 di Banyumas dianggap sebagai peristiwa yang sukses, di mana tidak ada tuntutan yang bersifat anarkis, tetapi justru dipenuhi dengan semangat apresiasi terhadap sejarah buruh dan kerja sama yang harmonis antara semua pihak terkait.

Sumber: Djarmanto-YF2DOI, editor: eFHa. 

Sinergi LKKNU Banyumas dengan Yayasan ARMUHA Purwokerto Guna Pengentasan Kemiskinan dan Stunting


Kabar Ngetren/Banyumas - Langkah konkret dalam mengatasi kemiskinan ekstrem dan stunting di Kabupaten Banyumas kembali digelorakan oleh Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Nahdlatul Ulama (LKKNU) Kabupaten Banyumas. Dalam rapat koordinasi yang diselenggarakan bersama Yayasan Aryaduta Mulia Hati (ARMUHA) Purwokerto, ketua LKKNU Banyumas, H Abdul Kodir, menyatakan keyakinannya bahwa masalah tersebut dapat teratasi dengan kerjasama yang solid. Rabu, (1/5). 

"Insha Allah tahun ini akan terus berkurang jumlahnya dan saya yakin dengan semangat kebersamaan, kita bisa untuk membantu dalam mengatasi itu semua," ujar H Abdul Kodir.


Data resmi yang diterima oleh LKKNU Banyumas menunjukkan bahwa selain kemiskinan ekstrem, beberapa masalah lain yang perlu segera diselesaikan antara lain inflasi, penanggulangan stunting, angka kematian ibu dan anak, dan sebagainya. Dalam menghadapi tantangan ini, K.H Abdul Kodir menekankan pentingnya peningkatan kapasitas, kompetensi, dan kecepatan kinerja, serta membangun kerjasama dengan berbagai organisasi.

K.H Imam Hidayat, Ketua PCNU Banyumas, juga menyambut baik kolaborasi ini, menekankan peran NU dalam memberikan solusi dan bantuan kepada masyarakat sesuai dengan kapasitasnya. Sementara itu, Ketua Yayasan ARMUHA Purwokerto, K.H. Mukhroji, menyatakan harapannya agar sinergi ini dapat memperkuat aksi sosial kemanusiaan guna membantu masyarakat yang membutuhkan.

Rapat koordinasi ini juga dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para pengurus LKKNU Banyumas dan Yayasan ARMUHA Purwokerto. Dengan semangat gotong royong dan kerjasama yang kuat, diharapkan upaya pengentasan kemiskinan ekstrem dan stunting di Kabupaten Banyumas dapat terwujud secara lebih efektif.

Sumber: Djarmanto-YF2DOI, editor: eFHa. 

Tuesday, 23 April 2024

UPZ Mushola An Nur Banyumas Berikan Bantuan Sosial Cepat untuk Lansia Kurang Mampu


Kabar Ngetren/Banyumas - Bendahara UPZ Mushola An Nur Kecamatan Purwokerto Barat, Sri Wakhyuni, bersama Kepala MI Ma'arif NU 01 Pangebatan, Nur Khasanah, dan para pemimpin lokal lainnya, melakukan kunjungan ke rumah seorang pasangan lansia, Mbah Sirwan dan Sudarni, pada hari Sabtu lalu. 20/4.

Pasangan tersebut tinggal di Desa Pangebatan dan memiliki status kesejahteraan sosial rendah. Meski belum terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial, mereka belum menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) maupun Program Keluarga Harapan (PKH), karena belum memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang aktif.


Sri Wakhyuni menyatakan pentingnya pemanfaatan BPJS/KIS bagi masyarakat kurang mampu. Kepala MI Ma'arif NU 01 Pangebatan, Nur Khasanah, dan Bendahara UPZ An Nur Purwokerto Barat, turut berupaya mempercepat proses perolehan KIS bagi pasangan lansia tersebut.

Dalam waktu singkat, berkat koordinasi yang baik, berkas administrasi mereka disiapkan dan diajukan ke Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas. Respon dari pihak terkait sangat positif, dengan mendapatkan dukungan doa dan proses administratif yang cepat.

Nur Khasanah berharap agar dengan bantuan tersebut, pasangan lansia tersebut dapat segera mendapatkan KIS aktif dan memperoleh akses perawatan medis yang layak.

Meski demikian, Nur Khasanah juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan secara preventif, serta berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu.

Mbah Sirwan dan Sudarni pun menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah membantu, sembari berharap agar bantuan yang diberikan dapat menjadi amal yang diridhoi oleh Allah SWT. Djarmanto-YF2DOI. 

Sunday, 21 April 2024

Silaturrahmi dan Halal Bihalal Bantarsoka Banyumas: Merajut Kembali Hubungan Antar Sesama


Kabar Ngetren/Banyumas - Ketua RT 003 RW 010 Kelurahan Bantarsoka, Irfing Permana, mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 H kepada seluruh warga. Ucapan tersebut disampaikan dalam acara Silaturrahmi dan Halal Bihalal yang diselenggarakan Sabtu malam lalu di Jl Griya Satria III Bantarsoka. Dalam kesempatan tersebut, Irfing Permana juga memohon maaf lahir dan batin kepada seluruh warga.

Dalam sambutannya, Irfing Permana mengharapkan agar acara Silaturrahmi dan Halal Bihalal tersebut menjadi momentum dalam merajut kembali hubungan antar sesama dan mempererat tali silaturahim di antara warga. 


Sementara itu, H. Sigit Oediarto, salah satu tokoh masyarakat dan sesepuh warga, menekankan pentingnya merenungkan makna Puasa Ramadhan, Lebaran Idul Fitri, dan Maaf-maafan. Menurutnya, selain bermaaf-maafan dengan orang lain, juga penting untuk bermaaf-maafan dengan diri sendiri serta memohon ampunan Allah.

Acara Halal Bihalal dengan tajuk Kuatkan Silaturrahmi dengan Semangat Kebersamaan dan Kekeluargaan untuk Guyub Rukun Warga RT 003 RW 010, dihadiri oleh seluruh warga, pengurus RT, dan undangan lainnya. Penceramah Ustaz Machfulyono menyampaikan tausiyah mengenai pentingnya membangun kebersamaan, tolong-menolong, saling mendoakan, dan hidup bermanfaat bagi sesama.

Acara kemudian ditutup dengan doa sapu jagad oleh Ketua RW 010, diikuti oleh salam-salaman, bermaaf-maafan, berfoto bersama-sama, dan ramah tamah di tengah sajian hidangan malam yang disediakan oleh Ibu-Ibu Dawis dan PKK. Djarmanto-YF2DOI. 

Trending