Showing posts with label Boyolali. Show all posts
Showing posts with label Boyolali. Show all posts

Tuesday, 7 May 2024

Pembunuhan Brutal di Boyolali: Pelaku Ditangkap, Motif Kekerasan untuk Barang Berharga


Kabar Ngetren/Boyolali - Kasus pembunuhan yang menggemparkan masyarakat Boyolali akhirnya terungkap. Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Lutfhi, memimpin konferensi pers di Mapolres Boyolali, Selasa, (7/5), untuk mengungkap keberhasilan jajarannya dalam menangkap pelaku pembunuhan yang telah menewaskan Bayu Handono. 

Korban ditemukan pada Jum'at (3/5) dengan luka-luka serius, termasuk luka di kepala dan leher yang mengakibatkan perdarahan hebat. Pelaku, IRW alias IB, berhasil ditangkap hanya 22 jam setelah kejadian, pada Sabtu (4/5) pukul 19.00 WIB di terminal Tirtonadi Solo.

Menurut Irjen Pol Ahmad Lutfhi, pelaku berasal dari Sumberlawang, Kabupaten Sragen, dan motif pembunuhan tersebut adalah untuk menguasai barang berharga korban. Pelaku merencanakan tindakan kekerasan tersebut dengan membawa senjata sebelum datang ke rumah korban. Hubungan asmara sesama jenis antara pelaku dan korban juga terungkap, dimana pelaku telah beberapa kali mengunjungi rumah korban sebelumnya. 


Setelah melakukan pembunuhan, pelaku mengambil sejumlah harta korban, termasuk motor, uang tunai, handphone, dompet, dan kartu ATM. Pelaku dijerat dengan Pasal 340, 338, dan 365 ayat (3) KUHP dengan ancaman hukuman pidana mati atau penjara seumur hidup.

Irjen Pol Ahmad Lutfhi menyatakan apresiasi atas kecepatan pengungkapan kasus ini oleh Resmob, sambil menegaskan komitmen untuk menindak tegas tindak kejahatan di Jawa Tengah. "Ini adalah pembunuhan berencana yang sangat keji dan menonjol. Kecepatan pengungkapan oleh Resmob sudah menjadi kewajiban Polri," tandasnya.

"Saya sudah mengarahkan jajaran Reserse setiap tindak pidana menonjol saya Warning untuk segera diungkap. Semoga hal ini menjadi trigger agar para penjahat tidak coba-coba melakukan kejahatan di Jawa Tengah," tambah Irjen Pol Ahmad Lutfhi.

Sumber: Bidhumas Polda Jateng/ewara, editor: eFHa. 

Pendampingan Babinsa dalam Pembangunan Jalan di Desa Rembun Boyolali


Kabar Ngetren/Boyolali - Serda Supriyadi, seorang Babinsa dari Koramil 13/Nogosari Kodim 0724/Boyolali, telah aktif melaksanakan pendampingan dan pemantauan terhadap proyek pembangunan atau pengaspalan jalan di Dukuh Mojo Baru, Desa Rembun, Kecamatan Nogosari, Boyolali, pada hari Selasa, (7/5). 

Kegiatan pemantauan yang dilakukan oleh Serda Supriyadi merupakan bagian dari rutinitasnya setiap kali ada pembangunan di wilayah binaannya. 


Menurut keterangan dari Kadus, Agus, proyek pembangunan infrastruktur ini mencakup pengaspalan jalan sepanjang 550 meter dengan lebar 2,5 meter, yang dibiayai melalui Dana Desa TA. 2024.

Dalam kesempatan tersebut, Serda Supriyadi juga menyampaikan bahwa pengaspalan jalan ini dipilih dilakukan pada musim panas untuk memastikan hasilnya maksimal dan tahan lama. 

Dia berharap agar warga masyarakat dapat memanfaatkan dan merawat jalan tersebut dengan baik demi kepentingan bersama. 

Sumber: Agus Kemplu, editor: eFHa. 

Monday, 6 May 2024

Penyuluhan Kesehatan Kodim 0724/Boyolali: Upaya Cegah Penyakit Degeneratif


Kabar Ngetren/Boyolali - Kodim 0724/Boyolali telah menggelar penyuluhan kesehatan tentang penyakit degeneratif sebagai langkah antisipasi. Penyuluhan ini, yang diadakan pada Senin (6/5), dihadiri oleh narasumber utama, Dr. Adisti Aristamaya dari Klinik Pratama Kartika 24/Boyolali.

Dandim 0724/Boyolali, Letkol Inf Wiweko Wulang Widodo, S Pd M Han, melalui Pasipers Kapten Inf Dwi Bramasta, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk mensosialisasikan bahaya penyakit degeneratif dan upaya pencegahannya kepada Prajurit, PNS TNI, dan Perwakilan Persit KCK Cabang XLV Kodim 0724/Boyolali.

Dr. Adisti Aristamaya mengingatkan bahwa penyakit degeneratif muncul akibat kemunduran fungsi sel tubuh, yang dapat dipicu oleh faktor usia atau gaya hidup yang tidak sehat. Contoh penyakit degeneratif termasuk Dislipidemia, Diabetes melitus, Stroke, Jantung koroner, Hipertensi, Osteoporosis, Penyakit ginjal kronis, dan Asam urat.


Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada para Prajurit dan PNS TNI untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman seputar penyakit degeneratif seperti Hipertensi, DM, dan Penyakit Jantung Koroner, dengan tujuan agar dapat mengantisipasi dan mencegah penyakit serta mendeteksinya sedini mungkin.

Respon peserta sangat positif, dengan banyak dari mereka merasa bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan mereka tentang penyakit degeneratif, serta membantu membedakan antara mitos dan fakta seputar kondisi tersebut. Salah satu peserta, Sertu Maya, menekankan manfaat kegiatan ini terutama bagi mereka yang usianya sudah di atas 40 tahun, dalam menjaga pola hidup dan makan yang sehat.

Kegiatan penyuluhan berlangsung dalam suasana aman dan lancar, dengan peserta yang sangat antusias mengikuti dan berpartisipasi aktif dalam sesi tanya jawab.

Sumber: Agus Kemplu, editor: eFHa. 

Sunday, 5 May 2024

Babinsa Koramil Wonosegoro Jalin Silaturahmi dengan Peternak Kambing


Kabar Ngetren/Boyolali - Babinsa Koramil 17/Wonosegoro Kodim 0724/Boyolali, Serka M. Thorik, menjalankan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) untuk mempererat tali silaturahmi dengan salah satu peternak kambing di Dukuh Gilirejo, Desa Gilirejo, Kecamatan Wonosegoro, Boyolali, pada Minggu (5/5).

Kapten Inf Kamami, Danramil 17/Wonosegoro, menyampaikan bahwa Babinsa adalah ujung tombak satuan di lapangan, sehingga kegiatan Komsos yang dilakukan oleh Babinsa sangat positif diterima oleh masyarakat.

"Dengan adanya Babinsa yang aktif berkeliling dan menjalankan Komsos di desa binaannya, kita dapat mempererat silaturahmi serta mengetahui permasalahan yang ada dan mencari solusi dengan cepat," ungkap Danramil.


Danramil juga menambahkan bahwa peran Babinsa dalam kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian dan dukungan terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, pemilik kandang kambing, Mintar, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Babinsa karena telah bersedia berkunjung ke kandangnya.

"Terima kasih kepada Babinsa yang telah mau berkunjung ke kandang kami dan peduli terhadap usaha peternakan kami. Semoga silaturahmi ini terus terjaga," harapnya. 

Sumber: Agus Kemplu, editor: eFHa. 

Saturday, 4 May 2024

Babinsa Koramil 12/Simo Menyokong Generasi Muda Melalui Pembinaan Wawasan Kebangsaan dan Kedisiplinan


Kabar Ngetren/Boyolali - Dalam upaya memperkuat fondasi generasi muda dari pengaruh negatif, Babinsa Koramil 12/Simo Kodim 0724/Boyolali, Serda Heri Murjiyanto, telah menyelenggarakan sebuah kegiatan pembinaan yang berfokus pada wawasan kebangsaan dan kedisiplinan. Kegiatan ini diadakan di Lapangan Titang Desa Simo, Kecamatan Simo, Boyolali pada Sabtu, (4/5).

Dalam pernyataannya, Serda Heri Murjiyanto menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat menjadi benteng bagi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif yang mengintai. "Banyak sekali pengaruh negatif di luar sana. Ini menjadi tantangan tersendiri bagaimana caranya generasi kita ini tahan uji sehingga memiliki mental yang kuat," ujarnya dengan tekad.


Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk membentuk kedisiplinan, tetapi juga untuk memperkuat mental kejuangan siswa sejak usia dini. Selain itu, dilakukan juga pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) dengan tujuan membentuk kedisiplinan dan karakter pada 25 peserta kegiatan.

Dalam kerangka Bintalsik (Pembinaan Mental Dan Fisik), materi wawasan kebangsaan dan pemantapan baris berbaris dipadukan untuk memberikan pembinaan yang holistik kepada peserta. Serda Heri Murjiyanto, sebagai penggerak utama kegiatan ini, menunjukkan komitmen dalam memberikan kontribusi positif bagi perkembangan generasi muda Boyolali.

Sumber: Agus Kemplu, editor: eFHa. 

Friday, 3 May 2024

Babinsa Koramil 04/Teras Berikan Dukungan kepada Petani di Desa Krasak


Kabar Ngetren/Boyolali - Serda Aan Mustofa, seorang Babinsa di Koramil 04/Teras Kodim 0724/Boyolali, telah melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan petani di Desa Krasak, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membantu petani dalam mempersiapkan lahan yang akan ditanami padi. Jum'at, (3/5). 

Menurut Serda Aan Mustofa, komunikasi sosial antara aparat komando kewilayahan dan masyarakat bisa dilakukan di mana saja, termasuk di pinggir sawah bersama para petani. Kegiatan ini dilaksanakan dalam upaya meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat, khususnya para petani, serta mempererat tali silaturahmi antara Babinsa dengan warga untuk mewujudkan hubungan yang baik dengan masyarakat.

"Kali ini kami melakukan Komsos dengan para petani padi, sekaligus memberikan pendampingan kepada mereka. Kami berharap hasil panen kali ini dapat meningkatkan kesejahteraan para petani," ucap Serda Aan Mustofa.


Salah satu petani, Sunardi, yang juga merupakan pemilik lahan di lokasi tersebut, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Babinsa atas dukungan dan motivasi yang diberikan kepada para petani.

"Pak Babinsa selalu mendampingi kami dari proses pengolahan, penanaman, perawatan, hingga masa panen. Kami berharap hasil panen padi kali ini sesuai dengan harapan kami," ungkap Sunardi.

Dengan adanya dukungan dari Babinsa seperti ini, diharapkan petani di Desa Krasak dapat meningkatkan produktivitasnya dan mencapai kesejahteraan yang lebih baik. Semoga kerjasama yang baik antara TNI dan masyarakat petani dapat terus berlanjut untuk kemajuan bersama. 

Sumber: Agus Kemplu, editor: eFHa. 

Thursday, 2 May 2024

Upacara Hardiknas 2024: Momentum Transformasi Pendidikan di Boyolali


Kabar Ngetren/Boyolali - Komandan Kodim 0724/Boyolali, Letkol Inf Wiweko Wulang Widodo, S.Pd. M.Han, bersama Forkopimda, turut serta dalam Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2024, yang digelar di Alun-Alun Kidul Komplek Pemkab Boyolali. Pada kesempatan tersebut, Bupati Boyolali M. Said Hidayat, S.H., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara, membacakan amanat dari Mendikbudristek RI Nadiem Anwar Makarim. Kamis, (2/5). 

Dalam amanat tersebut, disampaikan tentang pentingnya gerakan Merdeka Belajar sebagai landasan untuk memajukan pendidikan Indonesia. Proses transformasi pendidikan bukanlah hal yang mudah, namun dengan bergotong royong, kita dapat melewati tantangan yang ada. Terlebih lagi, pandemi telah mengubah secara drastis proses belajar mengajar dan cara hidup kita, namun juga memberikan kesempatan untuk mempercepat perubahan.


Dalam sambutannya, Dandim 0724/Boyolali, Letkol Inf Wiweko Wulang Widodo, S.Pd. M.Han, menekankan pentingnya pemikiran Ki Hajar Dewantara dalam mengimplementasikan kebijakan Merdeka Belajar. Hal ini menjadi kunci dalam melakukan transformasi layanan pendidikan di tengah perkembangan zaman saat ini, dengan tujuan membentuk karakter patriotisme dan nasionalisme bagi generasi bangsa yang unggul dan kompetitif di era globalisasi dan modernisasi.

Dandim juga menegaskan bahwa peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Boyolali dalam meningkatkan kualitas pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkemajuan dan berkeadilan. Implementasi kebijakan Merdeka Belajar harus dilakukan dengan baik dan diikuti oleh terobosan strategis, karena tantangan utamanya adalah bagaimana menyiapkan SDM yang unggul, kompetitif, dan berkarakter di era modernisasi.

Dengan semangat ini, mari terus bergotong royong untuk menyemarakkan dan melanjutkan gerakan Merdeka Belajar, sebagai bagian dari upaya kita dalam memajukan pendidikan dan pembangunan bangsa.

Sumber: Agus Kemplu, editor: eFHa. 

Wednesday, 1 May 2024

Babinsa Koramil 13/Nogosari Membangun Kedekatan dengan Masyarakat Melalui Komsos


Kabar Ngetren/Boyolali - Serda M Juanto, seorang Babinsa di Koramil 13/Nogosari Kodim 0724/Boyolali, menunjukkan dedikasi dalam mempererat komunikasi antara aparat komando kewilayahan dengan masyarakat. Salah satu langkahnya adalah melalui kegiatan komunikasi sosial (Komsos) dengan para petani di persawahan, yang dilaksanakan di dukuh Dilem Desa Pojok Kecamatan Nogosari, Boyolali, pada Rabu (1/5). 

Dalam pernyataannya, Danramil 13/Nogosari, Kapten Inf Warisno, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat, terutama dengan para petani, dalam mendukung program swasembada pangan nasional yang telah dicanangkan oleh pemerintah.


"Kehadiran kami di lapangan dan interaksi langsung dengan masyarakat akan memperkuat hubungan yang baik. Komunikasi dengan masyarakat tidak mengenal batasan tempat, kami akan selalu berusaha hadir di mana pun masyarakat berada. Ini merupakan wujud nyata dari kedekatan TNI dengan masyarakat," ungkap Danramil.

Lebih lanjut, Danramil menekankan pentingnya membangun rasa tanggung jawab terhadap masyarakat, tidak hanya dalam bentuk materi, tetapi juga melalui tindakan nyata yang dapat menjadi contoh positif bagi mereka. 

Dengan meningkatkan keakraban antara TNI dan masyarakat, diharapkan dapat tercipta hubungan yang harmonis dan saling mendukung untuk masa depan yang lebih baik.

Sumber: Agus Kemplu, editor: eFHa. 

Wednesday, 24 April 2024

Anggota Kodim 0724/Boyolali Jalani Tes Kesegaran Jasmani


Kabar Ngetren/Boyolali - Anggota Kodim 0724/Boyolali mengikuti tes Kesegaran Jasmani (Garjas) Periodik Semester I TA 2024 di Lapangan Atletik Desa Mojosongo Kecamatan Mojosongo Kabupaten Boyolali pada Rabu (24/4). Tes ini merupakan bagian dari program rutin komando atas untuk mengecek dan meningkatkan kemampuan fisik para prajurit TNI AD, khususnya Kodim 0724/Boyolali, guna memastikan kesiapan mereka dalam menjalankan tugas pokok dengan lancar dan maksimal.

Sebelum pelaksanaan tes Garjas, dilakukan pengecekan dan pemeriksaan tahap awal kesehatan seperti penimbangan berat badan, pengukuran tensi, dan denyut nadi oleh pihak Klinik Kartika Pratama 24 Boyolali. Tujuannya adalah untuk mengetahui kesiapan dan kesehatan masing-masing personil guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.


Pelaksanaan Tes Garjas diawasi oleh Tim Jasrem 074/Warastratama. Tes ini mencakup berbagai aktivitas fisik seperti lari selama 12 menit, Pull Up, Sit Up, Push Up, Lunges, Shuttle Run, dan renang di kolam renang Tlatar.

Dandim 0724/Boyolali Letkol Inf Wiweko Wulang Widodo, S Pd M Han, menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan dan membina kemampuan fisik serta mengukur kemampuan para personel dalam menunjang pelaksanaan tugas pokok TNI AD, terutama di wilayah Kodim 0724/Boyolali.

Tes Kesegaran Jasmani merupakan program yang harus dilaksanakan oleh setiap prajurit TNI AD, khususnya prajurit Kodim 0724/Boyolali, dan sangat penting sebagai persyaratan usul kenaikan pangkat serta kelengkapan administrasi untuk mengikuti pendidikan dalam alih golongan. Dandim menekankan pentingnya pelaksanaan tes ini secara serius dan memperhatikan faktor keamanan diri sendiri bagi anggota yang menjalankannya.

Sumber: Agus Kemplu, editor: eFHa. 

Tuesday, 23 April 2024

Babinsa Koramil 14/Klego Dukung Program Fogging untuk Cegah Demam Berdarah


Kabar Ngetren/Boyolali - Serda Wahyu Susilo, seorang Babinsa dari Koramil 14/Klego Kodim 0724/Boyolali, turut serta dalam pendampingan kegiatan fogging yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Puskesmas Klego Kabupaten Boyolali. Kegiatan ini dilaksanakan di Dukuh Ngijo, Desa Banyuurip Kecamatan Klego, Boyolali. Selasa, 23/4.

Dalam keterangannya, Serda Wahyu menjelaskan bahwa pendampingan ini dilakukan untuk mendukung program pemerintah, terutama Dinas Kesehatan, dalam upaya mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah. 


Selain mendampingi penyemprotan fogging, Babinsa juga memberikan himbauan kepada masyarakat agar tetap memperhatikan kebersihan lingkungan sekitarnya dengan menerapkan langkah 3M, yaitu menguras, menutup, dan menimbun barang-barang yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Babinsa juga menyadari pentingnya mengetahui setiap perkembangan di wilayah binaan mereka. Dalam hal ini, pendampingan terhadap kegiatan fogging bertujuan untuk mencegah berkembangbiaknya nyamuk Aedes aegypti yang merupakan penyebab Demam Berdarah.

Di tempat terpisah, Kapten Arh Iswadi Yusuf, Danramil 14/Klego, menekankan bahwa para Babinsa terus melakukan monitoring wilayah, mencatat setiap perkembangan situasi untuk melakukan evaluasi dan deteksi dini. Ia juga menginstruksikan seluruh Babinsa untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan Demam Berdarah di masyarakat.

Kapten Arh Iswadi Yusuf juga menghimbau para Babinsa untuk bersinergi dengan semua pihak. Menurutnya, langkah sinergitas ini sangat penting dalam mengantisipasi penyebaran Demam Berdarah di wilayah tersebut. eFHa. 

Trending