Indramayu – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indramayu menggelar kegiatan Tahadduts bin Ni’mah dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 (delapan puluh). Acara berlangsung khidmat dan penuh makna di halaman Kantor Kemenag Kabupaten Indramayu, Jalan Olahraga Nomor 3, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, pada Jumat, 02 Januari 2026.
Tahadduts bin Ni’mah memiliki makna menceritakan nikmat Allah SWT sebagai bentuk rasa syukur, bukan untuk pamer (riya’), melainkan untuk mengagungkan kebesaran Allah, menginspirasi orang lain agar meneladani kebaikan, serta bernilai ibadah.
Rangkaian Kegiatan Tahadduts bin Ni’mah Kemenag Indramayu
Kegiatan Tahadduts bin Ni’mah Kemenag Indramayu berlangsung sejak pagi hingga sore hari dengan rangkaian acara sebagai berikut:
Sema’an Al-Qur’an oleh Jam’iyyah Mudarosatil Qur’an Lil Hafizhat (JMQH)
Santunan Anak Yatim dan Kaum Dhuafa
Family Gathering Purnabakti
Tausiyah oleh Ustadz Agung Budiman, S.Sos., Kader Dai Muda Kemenag RI
Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting, di antaranya Kepala Kementerian Agama Kabupaten Indramayu, Dr. H. Aghuts Muhaimin, S.Pd.I., M.Ag., Ketua Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Indramayu H. Muhammad Amin, S.E., M.Si, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Drs. H. Effendy, M.HI, serta para kepala seksi di lingkungan Kemenag Indramayu.
Selain itu, hadir pula perwakilan dari BSI Maslahat, Reza, serta peserta santunan yang terdiri dari 40 (empat puluh) anak yatim dan kaum dhuafa serta 50 (lima puluh) purnabakti atau pensiunan Kemenag Indramayu dari berbagai generasi.
Sambutan Kepala Kemenag Indramayu
Dalam sambutannya, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Indramayu, Dr. H. Aghuts Muhaimin, S.Pd.I., M.Ag., menyampaikan rasa syukur dan pesan penuh makna kepada seluruh hadirin.
“Pertama-tama kami ucapkan puja dan puji syukur kepada Allah SWT. Pada siang hari ini kita melaksanakan kegiatan santunan anak yatim, ini bagian dari rangkaian kegiatan Hari Amal Bakti ke-80 (delapan puluh). Maka dengan momentum ke-80 ini, ada hal-hal yang bisa kita sisihkan buat hak anak-anak yatim dan kaum dhuafa. Dan kami juga mengucapkan terima kasih kepada BSI Maslahat yang telah bermitra dengan kami untuk agama. Dan kami berpesan kepada adik-adik jangan pernah berhenti untuk belajar karena hanya orang yang memiliki masa depan yang mau belajar,” ujarnya.
Pesan Kerukunan Umat Beragama
Sementara itu, Ketua Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Indramayu, H. Muhammad Amin, S.E., M.Si, menegaskan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama sebagai fondasi kemajuan bangsa.
“Umat rukun dan bersinergi agar Indonesia damai dan maju,” ungkapnya.
Melalui kegiatan Tahadduts bin Ni’mah ini, Kemenag Indramayu berharap nilai-nilai syukur, kepedulian sosial, serta semangat kebersamaan terus tumbuh dan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas dalam memperingati HAB ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia.
Editor: D-Nss
Penulis: Thoha

